KY Bentuk Tim Investigasi Terkait Putusan Hukuman Mati Anak di Sumut

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Seorang anak di bawah umur di Gunung Sitoli, Sumatera Utara. Terhadap terdakwa Yusman Talumbana yang saat menjalani persidangan masih berusia 16 tahun itu, Komisi Yudisial (KY) telah mempersiapkan tim investigasi terkait putusan hukuman mati tersebut.

Kepala Pengelola Laporan Masyarakat KY Indra Syamsu mengatakan, persiapan investigasi ke lapangan telah dilakukan sejak Rabu (18/03), bahkan sebelum adanya laporan dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) hari ini (Kamis, 19/03).

“Barusan kita sudah bicara dengan teman-teman Kontras terkait kasus vonis mati ini. Kami dari KY sudah turun sebenarnya dari kemarin. Artinya tim investigasi KY turun ke lapangan,” ungkap Indra kepada wartawan di Gedung Komisi Yudisial, Jakarta Pusat, Kamis (19/03).

Menurut Indra, meski telah mempersiapkan proses investigasi, lembaganya belum menentukan tim panel untuk kasus ini. Selain itu, proses investigasi ini juga tidak mengenal tenggat waktu alias tak terbatas.


Kontras melaporkan dugaan adanya kesewenangan yang dilakukan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gunung Sitoli pada 2013 silam terkait vonis mati Yusman Talumbana yang saat itu masih berusia 16 tahun. Kata Indra, KY akan segera memproses laporan ini dan telah meminta data-data dari Kontras.(eko/KBR68h/ril)