Surat Keputusan Prabowo Akhiri Dualisme Kepemimpinan Gerindra di BU

Fahira Idris
Prabowo Subianto
Prabowo Subianto

POJOKSATU- Dualisme kepemimpinan DPC Partai  Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) semakin meruncing.

Atas kondisi ini, Ketua DPD Gerindra Provinsi Bengkulu, Susi Marleny Bachsin, menggelar konfrensi pers atas Surat Keputusan (SK) kepemimpinan sah DPC Partai Gerindra di Kabupaten Bengkulu Utara. Dalam konfrrensi persnya, Susi menyatakan DPD Gerindra Provinsi Bengkulu tidak ingin kader Gerindra terpecah belah akibat dualisme kepemimpinan.

“Saya ingin kader Gerindra solid dalam menjalankan partai. Untuk konflik dualisme kepemimpinan BU harus diselesaikan dengan kepala dingin,” terang Susi sebagaimana dilaporkan RMOLBengkulu (Selasa, 17/3).

Ia juga menambahkan bahwa Mian sebagai ketua sah DPC Partai Gerindra Bengkulu Utara. Hal ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Partai Gerindra No : 003-0035/Kpls/DPP-Gerindra/2014, tentang Susunan Personalia Pengurus DPC Kabupaten Bengkulu Utara.


“Berdasarkan keputusan SK terakhir DPP (Dewan Perwakilan Pusat) Partai Gerindra, saudara Mian lah Ketua DPC Partai  Gerindra Bengkulu Utara,” ungkapnya di kantor DPD Gerindra Provinsi Bengkulu(17/3).

Menurutnya, SK yang ditandatangani langsung oleh Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto tersebut, telah menyelesaikan polemik dualisme kepemimpinan tersebut. “Dengan keluarnya SK ini maka saya ingin, tidak ada lagi polemik mengenai dualisme kepemimpinan DPC Kabupaten Bengkulu Utara,” jelasnya kepada para awak media.

Seperti diketahui sebelumnya, Guspa Irawan telah mengirim surat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) BU. Surat itu berisikan terkiat penjelasan ketua sah DPC Kabupaten Bengkulu Utara. Dimana dinyatakan bahwa Mian bukalah ketua Gerinda. Hal itulah yang memicu saling serang di media, antara Guspa Irawan dan Mian. (lalandarhandaulay/sim/bkl/owh)