Kaka Slank Disomasi Haji Lulung, Slankers Rapatkan Barisan

Kaka Slank
Kaka Slank
Kaka Slank

POJOKSATU- Gara-gara memakai kaos bertulisan Lulung Lulusan Pemulung” Kaka Slank harus terima mendapat somasi dari Wakil Ketua DPRD DKI Haji Lulung Lunggana dan para pendukungnya.

Kaka dan Slank menerima somasi itu, tapi para pendukungnya di dunia maya merapatkan barisan untuk melawan.

Koas bertulisan Lulung Lulusan Pemulung” tersebut dikenakan Kaka saat ramai cuitan mengenai #SaveHajiLulung. Gambar Kaka yang mengenakan kaos tersebut kemudian ramai menjadi meme di jagat twitterland. Rupanya, gambar dan informasi ini sampai ke Haji Lulung.

Merespons hal ini, Haji Lulung mengutus kuasa hukumnya, Ramdan Alamsyah untuk menyampaikan somasi ke Kaka di markas Slank, Jalan Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Namun, yang datang bukan hanya Ramdan, beberapa anggota Pemuda Panca Marga (PPM) yang mengenakan baju loreng-loreng juga ikut datang.


Karena Kaka sedang istirahat, mereka hanya diterima Bimbim Slank dan Bunda Ifet.

Menurut Ramdan, somasi itu dilayangkan untuk meminta keterangan dari Kaka atas motif mengenakan kaos bertulisan tadi. Alhamdulillah surat kami sudah diterima. Kami tadi sudah ngobrol panjang lebar, terima kasih silahturahmi ini berjalan dengan baik dan tentunya saya dengan teman-teman dari PPM menunggu jawaban secara tertulis dari Kaka Slank,” ucapnya.

Ramdan mengungkapkan, keputusan Kaka mengenakan kaos bertulisan tadi sangat disayangkan. Apalagi, Haji Lulung merupakan salah satu Slankers (penggemar Slank). Makanya, Haji Lulung sangat kecewa dengan Kaka.

Ya pasti sangat menyesalkan kenapa bisa terjadi. Makanya kami klarifikasi, mudah-mudahan satu dua hari ada jawaban. Haji Lulung pun bicara kalau dia adalah fans dari Slank,” ucapnya.

Walaupun begitu, lanjutnya, Haji Lulung sudah memaafkan Kaka. Jika Kaka meminta maaf, permasalahan ini bisa selesai.

Ditambahkan Ramdan, pihaknya memberi waktu 2×24 jam bagi Kaka untuk menjawab somasi tersebut. Tentunya jika Rabu atau Kamis tidak ada jawaban secara tertulis kami akan melakukan upaya hukum sebagaimana yang sudah dituliskan, yakni melaporkan kepada pihak kepolisian,” ucap Ramdan usai memberikan surat somasi.

Mendengar idolanya disomasi, para pendukung di dunia maya langsung merapatkan barisan. Hashtag alias tanda pagar #SaveKakaSlank dan #PissForKakaSlank langsung bermunculan.

Ajakan merapatkan barisan ini diserukan akun @yopi_jahblez dan @Soal_SLANK. Rapatkan barisan! Satukan genggaman! Kita tolak politisasi Somasi. Saatnya Slanker unjuk gigi! #PissForKakaSlank,” tulis keduanya.

Akun @NonSlanky langsung merespons. Dia menyebut, dengan somasi itu menunjukkan Haji Lulung paranoid. Dengan cara hastag #SaveKakaSlank sebnyak-banyaknya, saatnya Slankers turun tangan PLUR. Kita dukung @fishGOD! #PissForKakaSlank,” tulisnya. Akun @fishGOD yang dimaksud adalah akun pribadi milik Kaka.

Pelimik akun @MUHridwann_ sangat yakin jika Slankers bersatu, bisa melawan somasi Haji Lulung. Gerakan slankers Indonesia! Kite liat aje siape yang bakal kocar-kacir, slankers atau ormas? #SaveKakaSlank #PissForKakaSlank,” tulisnya dengan gaya Betawi.

Sedangkan akun @eone_366 dan @SfcTangerang sangat heran dengan sikap Haji Lulung yang mensomasi Kaka. Padahal, menurut mereka, yang menyindir Haji Lulung banyak sekali, bukan hanya Kaka. Katanya negara ini demokrasi, kenapa menyampaikan aspirasi disomasi Pak @halus24,” tulis akun @fahmy_adhi. Akun @halus24 adalah akun pribadi Haji Lulung.

Tweeps @imanbr penasaran dengan kalanjutan somasi tersebut. Ia tidak sabar menunggu apa yang terjadi setelah somasi itu.

Ada juga netizen yang mengkritik Kaka. Akun @MustofaNahra misalnya. Dia meminta Kaka dan Slank untuk konsentrasi dalam bernyanyi. Tidak usah ikut-ikutan pertarungan politik. SLANK, fokuslah menyanyi,” tulis.

Sedangkan akun @dudulDAZ malah menyebut Kaka manja. Kaka Slank manja amat! Giliran disomasi minta dibelain Slankers, giliran ulang tahun bikin acara nunggu, Slankers balik, masih butuh?” sindirnya.  (zul)