Duo Begal Terkenal Sadis itu Menyerah Setelah Ditembak

Ilustrasi. Foto: dok
Ilustrasi. Foto: dok
Ilustrasi. Foto: dok

POJOKSATU.id, SURABAYA – Duo begal yang terkenal sadis saat melakukan aksinya, akhirnya berhasil di tangkap unit Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polrestabes Surabaya. Duo begal itu Deri Putranto, 28, warga Pakis, dan Erik Susanto, 28, warga Jalan Kedondong. Dalam sejumlah aksi kriminal di Surabaya, mereka kerap berperan sebagai joki.

“Kelompok mereka tergolong sadis,” terang Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Mattanete kemarin (15/3). Kelompok Deri biasanya beranggota enam orang. Mereka membawa senjata tajam untuk menakut-nakuti calon korban. Setidaknya mereka sudah beraksi di lebih dari 15 lokasi. Empat anggota kelompok itu kini diburu. Mereka adalah HR, AN, AD, dan GG.

Perwira polisi yang pernah menjabat Wakapolres Lampung Tengah itu menambahkan, kelompok Deri lebih sering beroperasi saat malam. Mereka mengaku tidak pernah memilih-milih korban. Dengan menggunakan dua sampai tiga motor, mereka memepet dan menodong korban dengan senjata tajam. Bila korban tidak mau memberikan motornya, mereka tidak segan-segan untuk melukai. “Kalau nggak mau ngasih, dibacok,” tambah Takdir.

Biasanya, sepeda motor rampasan dijual kepada penadah seharga Rp 2,5 juta. Uang tersebut kemudian dibagi rata. Seringnya, para pelaku mendapat bagian Rp 500 ribu. Oleh mereka, uang hasil kejahatan itu digunakan untuk mabuk-mabukan.


Dalam beraksi, Mereka berpindah-pindah tempat. Daerah yang pernah mereka satroni antara lain kawasan Rungkut, Mayjen Sungkono, hingga MERR (Middle East Ring Road). “Lokasi mereka acak,” imbuh Takdir.

Polisi sebenarnya sudah lama memburu mereka. Awalnya, petugas lebih dahulu menangkap Deri di kawasan perumahan elite di Sidoarjo. Saat hendak ditangkap, dia berusaha kabur dan melawan petugas. Karena tak mau kehilangan buruan, polisi menghadiahi Deri timah panas yang tepat mengenai kaki kanan. Dia pun menyerah

Setelah itu, polisi mengembangkan pengusutan kasus itu. Dari pengakuan Deri, terungkaplah Erik. Korps seragam cokelat tersebut langsung memburu Erik. Mereka lantas membekuknya di kawasan Kupang. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti hasil kejahatan yang berupa satu unit motor. (did/git/mas/jpnn/lya)