Anggota DPRD Tangsel Dipanggil KPK

korupsi
ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

POJOKSATU.id, Jakarta – Anggota DPRD Tangerang Selatan (Tangsel), Ahadi dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjadi saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan di Tangsel. Ahadi diperiksa sebagai saksi bagi tersangka Manager Operasional PT Bali Pasific Pragama, Dadang Prijatna.

“Diperiksa sebagai saksi bagi DP (Dadang Prijatna),” ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, Senin (16/3/2015).

Sebelum menjadi anggota DPRD Tangerang Selatan, Ahadi merupakan mantan Asisten II Kota Tangerang Selatan.

KPK juga menjadwalkan pemeriksaan sebagai saksi untuk Dendi Pryandana selaku Kepala Dinas Tata Kota Pembangunan dan Pemukiman Tangerang Selatan.


Dalam kasus ini, KPK juga menetapkan tersangka Ratu Atut Chosiyah dan adiknya Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan serta Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) dan Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan, Mamak Jamaksari. Dadang Prijatna merupakan anak buah Wawan di PT BPP.

Keterlibatan Dadang terungkap dari pengembangan penyidikan terhadap Mamak selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di proyek ini, yang terlebih dulu ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka diduga melakukan perbuatan melawan hukum atau penyalahgunaan wewenang yang mengakibatkan kerugian negara. Mereka disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUH Pidana UU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(cr1)