Abbott: Saya Tak Akan Bertengkar dengan Jakarta

Perdana Menteri Australia, Tony Abbott
Perdana Menteri Australia, Tony Abbott
Perdana Menteri Australia, Tony Abbott
Perdana Menteri Australia, Tony Abbott


POJOKSATU.id, CANBERA – Perdana Menteri Tony Abbott mengatakan ia tidak akan memilih bertengkar secara diplomatik dengan Indonesia terkait terpidana mati.

Jakarta bisa saja melepas para pencari suaka menuju Australia, seperti dikatakan Menteri Koordinator Politik Hukum Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) menanggaapi kasus eksekusi mati terpidana Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

Menko Politik, Hukum dan Keamanan, Tedjo Edhy Purdijatno, mengatakan kepada surat kabar Media Indonesia: “Jika Canberra bertindak lucu, Jakarta bisa saja membiarkan para imigran pergi ke Australia.

“Ada lebih dari 10.000 orang. Jika mereka membiarkan untuk pergi ke Australia, itu pasti akan seperti tsunami manusia,”kata Menteri Tedjo, saat mengikuti Seminar di Universitas Gajamadah, Selasa (10/03). Pernyataan menteri Tedjo tersebut menjadi pemberitaan hari ini di beberapa media Australia.


Ditanya tentang solusi yang memungkin akan diambil, Abbott mengatakan akan mempertimbangka solusi yang kunstuktif.

“Saya tidak dalam urusan bertengkar dengan siapa pun,” katanya, Rabu (11/03), seperti dikutip Daily Mail.

Terpidana mati Narkoba Andrew Chan (31) dan Sukumaran (33), berada di pulau Nusakambangan untuk menunggu waktu 72 jam terkait pemberitahuan eksekusi mati.

Sementara Pengacara mereka akan mengajukan PK ke pengadilan pada Kamis besok, untuk mempertimbangkan garasi.

Abbott mengatakan, dia memahami keinginan pemerintah Indonesia untuk menindak kejahatan narkoba, sebab tujuan tersebut sama dengan misi pemerintahannya. (ril)