14 Tahun Disekap, 7 Bersaudara Ini Kenal Dunia Melalui Film

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU – Burung saja gelisah jika terus dikurung dalam sangkarnya. Meskipun ia selalu berkicau setiap pagi untuk menghibur pemiliknya. Nah, bagimana dengan manusia normal yang disekap oleh orang tuanya selama 14 tahun?

Sebuah kisah penyekapan yang tak dinggap kekerasan terjadi di sebuah keluarga di New York City. Tujuh bersaudara tak bisa keluar rumah selama 14 tahun. Mereka hanya bisa mencaritahu dunia luar melalui televisi dan film. Mereka telah menonton lebih dari 5.000 judul film selama terkurung di apartemen.

Dan ketika saat yang ditunggu-tunggu itu tiba, mereka bebas. Dari ketujuh bersaudara ini, kecuali Vishnu yang tidak diperbolehkan untuk keluar rumah. Bhagavan (23) bergabung dengan sekolah hip-hop, Govinda (22) bekerja di industri film, Narayana, kembaran Govinda (22) menjadi aktivis lingkungan, Makunda (20) menjadi penulis dan sutradara, Krisna (18) dan Jagadesh berminat (17) pada musik dan budaya 1980-an.

Oscar Angulo, sang ayah yang baik hati, adalah penganut Hare Krishna yang percaya bahwa dunia luar akan membawa pengaruh buruk bagi anak-anaknya.


Setiap hari, Oscar selalu mengunci pintu apartemennya. Namun setelah 14 tahun, satu dari tujuh bersaudara tersebut berhasil membebaskan diri dan membawa saudara-saudaranya.

Pada 2010, Crystal Moselle, seorang sutradara film, bertemu dengan mereka yang sedang berada di luar apartemen. Moselle kemudian menjadikan kisah ketujuh bersaudara ini menjadi sebuah dokumenter berjudul The Wolfpack.

“Saat itu terasa seperti saya menemukan suku yang telah hilang, namun saya bukan menemukannya di tempat antah berantah, melainkan di jalanan Manhattan, “ kata Moselle mengenang pertemuannya dengan ketujuh bersaudara itu.

Moselle berhasil meyakinkan kedua orangtua mereka untuk merekam ketujuh bersaudara tersebut. Ibu mereka, Susanne, menjadi pencari nafkah dan pendidik Angulo bersaudara.

Mereka tidak punya teman, dan sumber pengetahuan mereka mengenai dunia luar hanya berasal dari film-film yang mereka lihat. Hal ini menyebabkan penggambaran mereka terhadap dunia luar sangat dipengaruhi oleh film yang disaksikan.

Walaupun terpenjara selama 14 tahun, tampaknya tidak ada pengaruh buruk yang tampak pada ketujuh bersaudara tersebut. Sang ayah tampaknya masih merasa New York City akan membawa pengaruh buruk terhadap anak-anaknya, meskipun begitu di luar ketakutannya dia bukanlah ayah yang buruk.

“Ketujuh bersaudara ini adalah orang-orang yang paling lembut, cerdas, dan penuh rasa ingin tahu. Beberapa hal jelas dilakukan dengan benar,” kata Moselle, seperti dilansir Odditycentral, Rabu, 18 Februari 2-15.

The Wolfpack dinobatkan menjadi Grand Jury Prize di Festival Film Sundance untuk film dokumenter terbaik.
(ODDITY CENTRAL/Amanda/ril)