2 Hari Berkantor di Bogor, Jokowi Didemo Warga

Massa Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP) melakukan aksi demonstrasi di dekat Istana Bogor. Foto Rishaq/pojoksatu.id
Massa Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP)  melakukan aksi demonstrasi di dekat Istana Bogor. Foto Rishaq/pojoksatu.id
Massa Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP) melakukan aksi demonstrasi di dekat Istana Bogor. Foto Rishaq/pojoksatu.id

POJOKSATU – Presiden Jokowi dua hari berturut-turut berkantor di Istana Bogor. Orang nomor satu di Indonesia itu melaksanakan rapat kabinet pada Senin (16/2), kemudian melanjutkan beberapa agenda pemerintahan pada Selasa (17/2) hari ini.

Moment tersebut dimanfaatkan Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP) untuk mendemo Jokowi. Mereka melakukan aksi demonstrasi di dekat Istana Bogor. Para demonstran menuntut Jokowi segera melantik Komjenpol Budi Gunawan menjadi Kapolri.

Massa KKPMP yang berjumlah 300 orang melakukan aksi long march mengelilingi Istana Bogor dan Kebun Raya Bogor sambil membawa spanduk yang bertuliskan ‘Presiden Segera Melantik Kapolri Baru Komjenpol Budi Gunawan. Jika KPK Tidak Mendukung Bubarkan Saja’.

Presiden KKPMP H Hisyam SB mengatakan sudah tidak alasan lagi untuk tidak melantik BG sebagai Kapolri. “Praperadilan kan sudah jelas dimenangkan oleh Komjen Budi Gunawan. Tinggal KPK yang diperiksa. BG kan sudah,” ujar Hisyam.


Hisyam meminta presiden atau perwakilannya untuk keluar memberi kepastian soal pelantikan Komjenpol Budi Gunawan yang mereka anggap terlalu lama.

Massa KKPMP menegaskan tetap berada di belakang Jokowi untuk mendukung Komjenpol Budi Gunawan sebagai Kapolri, sehingga Jokowi tidak perlu ragu lagi.

Hisyam mengancam bakal menduduki Istana Negara Jakarta hingga Presiden Joko Widodo melantik BG menjadi Kapolri. (cr1)