Jokowi Pindah Kantor, Pemasukan Bogor Meningkat

Joko Widodo

POJOKSATU– Presiden Joko Widodo berencana akan menjadikan Istana Bogor sebagai salah satu kantor tetapnya selain Istana Negara di Jakarta.

Rencana Jokowi berpindah kantor ke Bogor ini dinilai akan memberikan dampak positif bagi kota hujan ini. Salah satu dampaknya adalah memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Setidaknya, itulah klaim Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Yuddy Chrisnandi.

“Peningkatan intensitas kegiatan kenegaraan Presiden di Kota Bogor saya yakin memberikan dampak positif bagi masyarakat termasuk kalangan perhotelan,” kata Yuddy saat melakukan inspeksi mendadak di Kota Bogor, Senin (16/2).

Saat ini, pelaku bisnis perhotelan di Bogor memang mengeluhkan menurunnya omzet. Itu terjadi setelah adanya larangan dari KemenPAN-RB terhadap Aparatur Sipil Negara untuk menggelar rapat di hotel.


“Ini menjawab kekhawatiran stakeholders perhotelan yang beberapa bulan terakhir ini mengalami penurunan omzet. Nanti menteri-menteri beserta jajaran maupun tamu kenegaraan lainnya akan menginap di hotel, itu kan bagus,” ujar Yuddy.

Diapun meminta pengusaha perhotelan untuk meningkatkan sarana maupun servicenya. Ini untuk menarik minat wisatawan yang berkunjung ke Kota Bogor. (esy/jpnn/zul)