Perindo Bakal Gabung di KMP

Hary Tanoesoedibjo saat mendeklarasikan Partai Perindo.
Hary Tanoesoedibjo saat mendeklarasikan Partai Perindo.
Hary Tanoesoedibjo saat mendeklarasikan Partai Perindo.

POJOKSATU – Partai Persatuan Indonesia atau Perindo yang dinakhodai CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo diprediksi bakal bergabung dengan Koalisi Merah Putih (KMP). Secara pribadi, Hary Tanoe memiliki kedekatan dengan para tokoh politik di KMP.

Kemungkinan Perindo bergabung dengan KMP diungkapkan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban. Dia menyatakan, secara pribadi, Ketum Perindo Hary Tanoe sudah memiliki kedekatan den­gan koalisi besutan Prabowo Subianto itu.

“Sebagai personal, HT (Hary Tanoe) dan tokoh-tokoh KMP sudah dekat,” kata Ketum PBB MS Kaban di kantor Wakil Presiden (Wapres), Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, kemarin.

Dia mengatakan, kedekatan dalam politik tidak hanya sekadar dekat, tetapi visi dan komitmen secara nyata. Bahkan, dia berseloroh bahwa Hary Tanoe sendiri sudah bergabung dengan KMP secara personal.


“Kan Hary Tanoe sudah gabung KMP. Kedekatan itu ya visi dan komitmennya. Apakah dia bisa ikut pemilu atau tidak kan nanti,” sambungnya.

Saat deklarasi di Hall D JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2) lalu, sejumlah pentolan dan politisi KMP hadir. Bahkan Ketua Presidium KMP, Aburizal Bakrie (Ical) pun hadir.

Tokoh lain yang hadir adalah Idrus Marham, Eks Ketum PPP Suryadharma Ali, Ketum PPP versi Muktamar Jakarta Djan Faridz, Sekretaris Pelaksana KMP Fahri Hamzah, Presiden PKS Anis Matta, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Ketum PAN Hatta Rajasa, dan Ketua DPP PAN Tjatur Sapto Edi.

Tak ketinggalan Ketum Hanura Wiranto, Ketua DPP Hanura Susaningtyas Kertopati, dan politisi Hanura yang kini menjadi Menperin Saleh Husin. Ada pula mantan Panglima TNI Djoko Santoso, Ketua DPR Setya Novanto, dan pengusaha Murdaya Poo.

Sementara itu Prabowo Subianto tidak hadir dalam ac­ara tersebut. Dia juga tak men­girimkan karangan bunga seperti petinggi KMP yang lain. Hanya Waketum Gerindra Fadli Zon yang mengirimkan karangan bunga. Tanda cinta itu diletakkan dekat dengan pintu samping arena deklarasi, sementara karangan bunga lain termasuk dari Hanura dijajarkan di pintu depan.

“Saya harap ini bisa leb­ih menambah demokrasi di Indonesia,” kata Hatta sebelum acara deklarasi. (rmol/dep)