Banjir Surut, Mayat Cantik Muncul di Kolong Rumah

Leni Marlina
 Leni Marlina
Leni Marlina

POJOKSATU – Warga Kota Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), mulai membersihkan rumah mereka yang terendam banjir, Sabtu (14/2/2015). Sejumlah warga sibuk membersihkan perkarangan rumah mereka, tidak kecuali Sofian (23), yang berdomisili di Jalan Sengkawit.

Namun, Sofian terkejut saat menunduk dan sekilas melihat di kolong rumahnya ada sesosok mayat. Kejadiannya sekitar pukul 10.00 Wita, pagi tadi.

“Saya langsung lompat karena kaget. Setelah itu, saya langsung infokan ke warga sekitar,” kata Sofian kepada Radar Tarakan (Grup Pojoksatu.id).

Sontak, kabar penemuan mayat meluas. Awalnya, tidak diketahui identitas mayat wanita cantik berambut sebahu dengan ikat rambut warna biru, memakai cincin motif love, memakai baju merah muda merek Lamborjini dan dalaman hitam kotak, celana dalam warna pink, dan memakai celana legging karet selutut warna hitam.


Namun sekitar dua jam dari penemuan tersebut, akhirnya identitas mayat wanita cantik itu terungkap. Dia adalah Leni Marlina (30). Korban diketahui mengungsi di rumah temannya di Sabanar, sekitar 100 meter dari lokasi penemuan di kolong rumah Sofian.

Menurut keterangan keponakan korban, Desi (22), terakhir kali ia mengetahui Leni sedang mandi pada Rabu (11/2) sore. Itu diketahuinya saat Desi memanggilnya. Namun saat Desi memanggil kedua kalinya, tidak terdengar suara Leni menyahutnya. “Waktu itu sekitar jam 7 malam,” kata Desi.

Feby (26), warga Binai yang juga masih keponakan korban menyampaikan, Leni tidak diketahui keberadaannya pada Rabu (11/2) malam. Dia baru dikabari Desi pada keesokan harinya.

“Kami sudah cari-cari ke rumah temannya. Dia memang bilang mau jalan,” kata Feby.

Saat hendak menghubunginya melalui telepon, handphone Leni diketahui rusak karena terendam air. Feby pun mengaku sempat berpikir kerabatnya itu jatuh dan terseret banjir.

“Tapi namanya kita orang kampung, pastilah tahu berenang. Makanya kami hilangkan pikiran itu,” kata Feby.

Masih menurut keterangan Feby, Leni sebenarnya tinggal di Desa Binai, Bulungan. Lebih ke Tanjung Selor bertujuan membayar angsuran kredit sepeda motor. Namun karena desanya juga terendam banjir, Leni yang diketahui telah bersuami namun belum memiliki anak sekalian mengungsi ke rumah temannya di daerah Sabanar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, Aryani Arsyad yang juga sempat ikut langsung membersihkan jenazah Leni yang dipenuhi lumpur. Kuat dugaan Leni tewas terseret arus banjir.  “Kulit arinya sudah terkelupas,” ujarnya.

Usai ditemukan, jenazah Leni langsung dibawa ke RSUD Tanjung Selor. (iwk/keg/ris/one)