Sudah 6 Bulan Pabrik Bakso Celeng Beroperasi di Bandung

bakso daging celeng
bakso daging celeng
bakso daging celeng

POJOKSATU – Sepasang suami istri, Budiyanto dan Tati, yang memproduksi bakso daging celeng di Bandung ternyata sudah beroperasi sejak enam bulan lalu. Bakso daging celeng itu dijual ke sejumlah pedagang bakso dan pasar-pasar tradisional di Kota Bandung.

“Sudah enam bulan beroperasi. Dari laporan masyarakat ini sudah beroperasi lama,” kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Angesta Romano Yoyol di Mapolrestabes Bandung, Jumat (13/2/2015).

TaKeduanya resmi ditetapkan sebagai tersangka. Tati dan suaminya pun harus mendekam di sel tahanan Mapolrestabes Bandung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu.

Selain membuat bakso celeng, pelaku juga melakukan praktik penipuan yakni melumuri daging celeng dengan darah sapi segar sehingga terlihat seperti daging sapi asli.


Kasus bakso berbahan daging celeng ini terbongkar pada Kamis (12/2). Petugas Polsek Buah Batu didampingi Satreskrim Polrestabes Bandung berhasil menciduk rumah tersangka yang juga dijadikan tempat pengolahan bakso. Alamat rumah tersangka di Jalan Cijawura Hilir, RT 07/10, Kelurahan Cijawura, Kecamatan Buahbatu.

Sebelum melakukan penggerebekan, kepolisian sempat mengintai rumah tersebut selama tiga hari.
Tersangka beralasan membuat bakso dengan bahan daging celeng tersebut lantaran bahan baku tersebut terbilang murah.

“Mereka menjual bakso celeng karena lebih murah. Satu kilogram daging celeng bisa dibeli dengan harga Rp30.000. Sedangkan untuk daging sapi satu kilogramnya berharga Rp 90.000 hingga Rp 100.000,” ujar Kasat Reskrim Polretabes Bandung, Ajun Komisaris Besar Polisi Mokhamad Ngajib, Jumat (13/2).

Atas perbuatannya, kedua tersangka disangkakan pasal 135 Undang-undang No 18 Tahun 2012 tentang Pangan, dengan ancaman kurungan penjara selama 5 tahun. (one)