Jokowi Tersandra Kasus BG

Presiden Jokowi
Jokowi
Jokowi

POJOKSATU – Presiden mengaku ada kekuatan politik dibalik pencalonan Komjen Budi Gunawan. Dalam keterangan persnya di Istana Bogor, Jumat (13/2), Presiden Joko Widodo mengungkapkan, status BG berimpilkasi pada dua aspek, hukum dan politik.

Meski tidak dijelaskan kedua aspek tersebut, namun Jokowi benar-benar serbasalah oleh status BG. Disatu pihak, PDIP sebagai calon pengusung Jokowi, jor-joran pertahankan BG, sementara dipihak lain, Jokowi harus berhadapan dengan desakan publik soal lembaga hukum bersih dari kasus korupsi.

“Kalau hanya satu persoalan maka bisa diputuskan 1×24 jam, namun ini berbeda. Harus dikalkulasi secara matang,” kata Presiden.

Dalam wawancara sebelumnya, Politikus PDIP, Junimart Girsang mendesak Presiden harus konsisten dengan kata-katanya. Menurutnya, Jokowi tidak bisa memutuskan nasib BG tanpa ada putusan dari pengadilan.


“Jika menunda, berarti harus menunggu putusan pengadilan. Jangan main membatalkan,” keluh Junimart. Kegigihan PDIP juga ditunjukan kader lain dalam mempertahankan Komjen Budi Gunawan.

Sementara itu, aspek hukum yang dikatakan Presiden dalam keterangannya, merujuk pada status yang kini  disandang BG. Sangat janggal jika pimpinan penegak hukum malah tersangkut masalah hukum.

Namun publik menanti ketegasan Presiden, apakah berpihak ke rakyat atau ke kelompoknya. (iqi/fajar/lya)