Tukang Bakso Beristri 3 Ini Bunuh 3 Selingkuhannya

PEMBUNUHAN: Dadang Suganda (67) juragan bakso warga Garut saat diperiksa sebagai tersangka pembunuhan tiga wanita dan penganiayaan wanita yang dipacarinya di Mapolsek Warungkondang Cianjur, kemarin.
PEMBUNUHAN: Dadang Suganda (67) juragan bakso warga Garut saat diperiksa sebagai tersangka pembunuhan tiga wanita dan penganiayaan  wanita yang dipacarinya di Mapolsek Warungkondang Cianjur, kemarin.
PEMBUNUHAN: Dadang Suganda (67) menjalani pemeriksaan di Mapolsek Warungkondang Cianjur. Foto Guruh/pojoksatu.id

POJOKSATU – Tukang bakso yang satu ini tak bisa dipandang remeh. Meski setiap hari hanya mengurusi bakso, ternyata dia juga jago meluluhkan hati perempuan. Dia adalah Dadang Suganda (67), warga Garut, Jawa Barat.

Dadang memiliki tiga istri di Garut. Tetapi jumlah itu sepertinya tak cukup bagi Dadang. Karenanya, Dadang mencari wanita lain untuk dijadikan selingkuhan. Kemahiran Dadang menggoda wanita sangat jitu. Buktinya, dia berhasil mendapatkan 6 selingkuhan dalam waktu yang relatif dingkat.

Rata-rata selingkuhan Dadang ini merupakan wanita yang sudah punya suami. Karenanya, Dadang tak bisa menjadikan mereka sebagai istri. Hubungan cinta terlarang itu terbilang rapih karena tidak diketahui oleh pasangan masing-masing.

Kendati memiliki istri dan selingkuhan banyak, Dadang rupanya tak jago di ranjang. Hal itu diketahui ketika Dadang berhubungan intim dengan seorang selingkuhannya bernama Rosa. Dadang saat itu justru kewalahan melayani nafsu binal Rosa. Dadang KO hingga akhirnya tak sanggup melayani nafsu selingkuhannya.


Merasa tak puas berhubungan intim dengan Dadang, Rosa akhirnya menceritakan kondisi pacarnya itu ke temannya. Rupanya, perbuatan Rosa diketahui oleh Dadang. Ia pun dendam kepada Rosa. Dadang menyusun siasat untuk mengakhiri nyawa Rosa. Dadang mendapatkan kesempatan untuk membunuh Rosa ketika jalan-jalan ke salah satu tempat wisata di Cianjur.

“Saya malu dan marah karena dia cerita ke orang-orang soal itu (berhubungan intim). Padahal saya sudah memberinya uang Rp500 ribu,” ujar Dadang di hadapan penyidik Polsek Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Selain Rosa, Dadang juga membunuh dua selingkuhannya yang lain, yakni Neni (40) dan Acih (50). Dadang membunuh Neni dan membuang mayatnya di areal persawahan di Kampung Ciwalen Lapang RT 01/09, Desa Ciwalen, Kecamatan Warungkondang, Cianjur pada Senin 24 November 2014 lalu sekitar pukul 14.00 WIB.

Dadang akhirnya dibekuk jajaran Polres Kabupaten Garut awal Februari lalu. Namun, kasusnya ditangani Polres Cianjur karena tempat kejadian perkara (TKP) berada di wilayah hukum Cianjur.

Kapolsek Warungkondang Kompol Samsa menjelaskan, pembunuhan berantai ini terbongkar setelah pihaknya berkoordinasi dengan Polres Kabupaten Garut. “Pelaku berhasil ditangkap awal Februari lalu. Setelah dilakukan penggeledahan di rumahnya, ditemukan sejumlah barang-barang para korban,” kata Samsa. (ruh/one)