Penyerangan Majelis Pimpinan Ustaz Arifin Ilham Diduga Pengalihan Isu

KH Muhyiddin Juanidi
KH Muhyiddin Juanidi
KH Muhyiddin Juanidi

POJOKSATU – Penyerangan Komplek Majelis Az Zikra pimpinan Ustaz Arifin Ilham di Sentul , Bogor, Jawa Barat mendapat tanggapan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ketua MUI bidang Hubungan Luar Negeri, KH. Muhyiddin Junaidi mengatakan, penyerangan itu bisa saja sebagai bentuk pengalihan isu.

Muhyiddin Junaidi mengatakan, umat Islam harus waspada dari kelompok-kelompok pengadu domba. “Isu soal Syiah itu sudah lama dan diaminkan terus oleh jaringan internasional. Karena itu, umat Islam di Indonesia jangan terprovokasi,” ujar Muhyiddin Junaidi saat dihubungi Pojoksatu.id, Kamis (12/2).

Mantan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor itu menambahkan, isu Syiah telah dijadikan alat propaganda Islamofhobia di Eropa. “Di belakangnya adalah Israel. Jadi, umat Islam harus selalu waspada dan jangan mudah diadu domba,” imbuh Muhyiddin Junaidi.

Selain itu, kata Muhyiddin Junaidi, masyarakat Indonesia khususnya umat Islam juga harus melihat kasus ini sevara jernih. Bisa saja penyerangan itu merupakan bentuk pengalihan opini perseteruan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri yang hingga kini tak kunjung selesai.


“Politik di dalam negeri sedang memanas, perseteruan KPK dan Polri tak kunjung usai. Bisa jadi kasus ini adalah pengalihan opini publik,” pungkas Muhyiddin Junaidi.

Diberitakan sebelumnya, kompleks Majelis Az Zikra pimpinan Ustaz Arifin Ilham di Sentul, Bogor, Jawa Barat, diserang puluhan preman yang mengaku dari kelompok Syiah, Rabu (11/2) malam sekitar pukul 23:00.

Ustaz Arifin Ilham dalam akun Facebooknya K.H. Muhammad Arifin Ilham menjelaskan kronologi penyerangan tersebut. Menurut Arifin Ilham, para penyerang menculik dan menganiaya salah satu aktivis masjid Az Zikra bernama Faisal. Penyerangan mengaku sebagai penganut faham Syah dari Tangerang.

“Allahu Akbar, malam Kamis ini sekitar pukul 23:00, kampung Majelis Az Zikra diserbu segerombolan preman yang mengaku dari faham Syiah yang dipimpin oleh seorang yang mengaku Habib Ibrahim,” tulis Ustaz Arifin Ilham. (one)