Penembak Tiga Muslim di AS Pendukung Ateis, Ini Buktinya

Craig Stephen Hicks (Foto: RT)
Craig Stephen Hicks (Foto: RT)

POJOKSATU – Pelaku pembunuhan dari tiga warga Muslim Amerika Serikat (AS), diketahui sebagai seorang ateis. Pelaku selalu mendambakan bahwa agama akan lenyap.

Craig Stephen Hicks, menyerahkan diri kepada pihak usai membunuh Deah Shaddy Barakat, Yusor Mohammad dan Razan Muhammad. Ketiganya dibunuh di rumah mereka di kompleks pemukiman University of North Carolina, di Chapel Hill.

Hicks sendiri didakwa melakukan tiga pembunuhan tingkat satu. Polisi pun menggali latar belakang dari pria berusia 46 tahun itu.

Sebuah akun Facebook yang berdasarkan akun pria berasal dari Durham, menunjukkan fakta mencengangkan. Hicks memamerkan simbol ateis dan memicu spekulasi bahwa pembunuhan ini bermotifkan sentimen agama. Demikian diberitakan IBTimes, Rabu (11/02).


Selain itu, Hicks juga memposting sebuah foto di Facebook dan menuliskan “my loaded 38 revolver” atau “pistol revolver (kaliber) 38 yang sudah terisi”.

PENEMBAK 2

Dirinya juga menggambarkan agama sebagai sebuah tipuan. Dalam profil Facebook-nya, Hicks menginginkan agama lenyap dari dunia.

PENEMBAK 3

Dalam melakukan aksi penembakannya, Hicks tiba-tiba saja memasuki rumah yang didiami ketiga korban di Chapel Hill. Korban dikabarkan ditembak dengan cara seperti dieksekusi.

PENEMBAK 1

Pada posting lain, Hicks turut membandingkan radikal Kristen dan radikal Islam. Dirinya pun menunjukkan perbandingan antara keduanya. (Metro/ril)