Mobil Esemka Jokowi Kini Jadi Pajangan di Solo Technopark

Jokowi bersama mobil Esemka
Jokowi bersama mobil Esemka
Jokowi bersama mobil Esemka
Jokowi bersama mobil Esemka

POJOKSATU – Dua mobil jenis sport utility vehicle (SUV) solid dipajang di Gedung Solo Technopark Surakarta. Keduanya serupa. Catnya juga sama-sama hitam. Salah satunya sudah memiliki pelat nomor bertuliskan AD 2 A. Latar warna merah di tanda pengenal mobil itu menunjuk­kan ini kendaraan dinas. Satu lagi polos tanpa pelat nomor.

Inilah mobil merek Esemka yang dulu pernah digunakan Jokowi ketika masih Walikota Surakarta. Jokowi menjadikan mobil yang dirakit siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ini kendaraan dinasnya.

Setelah Jokowi ke Jakarta untuk menjadi Gubernur DKI dan kemudian terpilih jadi Presiden, mobil Esemka teng­gelam. Padahal, mobil inilah yang telah mengangkat nama Jokowi ke kancah nasional.

Seolah melupakan mobil Esemka, Jokowi saat kunjungan ke Malaysia pekan lalu menyaksikan penandatanganan kerja sama antara PT Adiperkasa Cipta Lestari — perusahaan milik AM Hendropriyono– dengan pihak Proton. Kedua pihak akan bekerja sama membangun mobil nasional (mobnas).


Harapan sejumlah kalangan yang menginginkan Esemka menjadi mobnas kandas. Sekandas harapan PT Solo Manifaktur Kreasi (SMK) yang memproduksi mobil Esemka secara massal. Perusahaan itu sudah hengkang dari Solo Technopark. Meninggalkan dua mobil produksi yang pernah dipakai Jokowi.

Perusahaan ini tak fokus memproduksi mobil Esemka setelah pamornya meredup karena terganjal sejumlah ke­tentuan. “Saat ini kami fokus ke riset dan pengembangan model,” kata Sabar, juru bicara PT SMK kepada wartawan.

Perusahaanya baru membuat mobil jika ada pesanan. Biasanya pesanan dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang membutuhkan mobil untuk praktik siswanya.

Bukan hanya mobil Esemka yang meredup. Solo Technopark yang dikembangkan untuk menjadi embrio kebangkitan mobil nasional juga mulai di­lupakan orang. Beberapa tahun lalu, masyarakat berbondong-bondong ke tempat ini untuk pembuatan mobil.

Para siswa SMK banyak yang magang untuk menimba ilmu cara merakit mobil di tempat ini. Kini, siswa magang di tempat ini untuk bisa melakukan pengelasan di bawah air maupun mengoperasikan mesin bubut.

FX Hadi Rudyatmo, rekan sejawat Jokowi ketika masih di Solo menagih janji Jokowi un­tuk mengembangkan Esemka. “Pak Presiden Jokowi masih berutang janji menjadikan produk mobil Esemka untuk menjadi program mobil na­sional,” kata Rudy yang kini Walikota Surakarta itu.

Sewaktu Jokowi menjabat Walikota Surakarta dan Rudy sebagai wakilnya, mereka me­mang sepakat mempromosikan mobil karya anak bangsa terse­but. Namun, melihat perkem­bangan terkini, Ketua PDIP Solo ini menilai, Jokowi tidak konsisten dengan tekadnya mengusung mobil Esemka se­bagai proyek mobil nasional.

Presiden Jokowi malah menggandeng perusahaan mobil Malaysia, Proton. “Seharusnya mencarikan investor bagi Esemka. Itu janji beliau dulu sebelum menjadi Presiden. Ini artinya tidak sesuai dengan revolusi mental yang dicanan­gkan,” tegas Rudy.

Rudy menilai, mobil Esemka sebenarnya cukup mampu bersaing di pasaran. Ini lantaran harganya murah dan desain cukup bagus.

Namun, selama ini pemasaran Esemka cukup tersendat, karena belum didaftarkan dalam e-Katalog pada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) di Kementerian Keuangan. (rmol/dep)