Ini Kesaksian Korban Penculikan di Az Zikra Arifin Ilham

Ilustrasi.
Ilustrasi.
Ilustrasi.

POJOKSATU – Faisal Salim, korban penganiayaan  dan penculikan di komplek Az Zikra membeberkan perisitwa penyerangan ke markas majelis pimpinan Ustaz Arifin Ilham. Faisal mengatakan, peristiwa itu berawal ketika Ia dan anaknya Devina Putri (17) hendak ke Jakarta untuk menjemput istrinya.

Ketika keluar dari rumah, Faisal tiba-tiba didatangi segerombolan orang yang diantar petugas kemanan perumahan bernama Ade.
Faisal dipanggil oleh Ade karena ada yang ingin bicara kepadanya. Faisal pun turun dari mobil dan menghampiri Ade. Saat itulah, seseorang datang menghampiri dan bertanya tentang spanduk Syiah yang dipasang di komplek Az Zikra.

Faisal menjawab tidak tahu. Jawaban itu membuat pelaku marah dan menuduh Faisal menyembunyikan identitas pemasang spanduk anti Syiah. Pelaku langsung teriak bernada memprovokasi. Dia mengaku diserang oleh Faisal, sehingga puluhan temannya berdatangan dan memukul Faisal.

“Saya mana berani mukul. Bisa habis saya, orang mereka banyak begitu. Nah setelah itu datang Habib Ibrahim. Dia meprovokasi massa untuk menyerang saya. Dia teriak dan menuduh saya pengikut ISIS,” ujar Faisal kepada pojoksatu.id, Kamis  (12/2).


Faisal mengaku dipukul, didorong, diinjak, dan diseret ke Masjid Az Zikra. Faisal kemudian dinaikkan ke mobil Mazda warna biru dan dibawa ke Polsek Babakan Madang.

“Saya bingung salah saya apa. Saya tidak tahu yang pasang spanduk itu siapa. Saya diperlakukan seperti maling. Yang paling banyak mukul ya Ibrahim itu karena dias provokator,” ujarnya Faisal. (cr1)