Biadab! Ibu Bakar 3 Anaknya Hidup-Hidup

Ibu tega bakar tiga anaknya hidup-hidup
Ibu tega bakar tiga anaknya hidup-hidup
Ibu tega bakar tiga anaknya hidup-hidup

POJOKSATU – Seorang ibu, Thioro Mbow (35), mengurung tiga anaknya di dalam gudang lalu membakar mereka hidup-hidup. Saat mendengar jeritan ketiga anaknya tersebut, Thioro Mbow menelpon suaminya, Hellmut Ulin (38).

“Dengarkan jeritan mereka… tiga anak kesayanganmu tewas terbakar,” tutur Thioro Mbow kepada suaminya via telepon, seperti dilansir Mirror, Kamis (12/2/2015).

Hellmut yang merupakan mandor di sebuah proyek bangunan, terkejut mendengar perkataan istrinya. Namun, sebelum menjawab, istrinya kembali berkata “Saya mendengar jeritan mereka tapi saya tidak bisa melakukan apa-apa untuk menyelamatkannya,” sambungnya.

“Sebaiknya kau cepat pulang sebelum terlambat menyelamatkan mereka. Mereka tidak akan bertahan lama di dalam api,” tambah Thioro Mbow.


Mendengar perkataan istrinya, Hellmut langsung bergegas naik mobil dan pulang ke rumahnya di Lennik, sebuah kota kecil di dekat Brussels, Belgia. Jarak antara tempatnya bekerja dengan rumah itu sekitar 12 mil.

Hellmut juga menelepon adiknya yang tinggal di rumahnya untuk segera menyelamatkan anak-anaknya. Namun ketiga anak  kesayangannya itu tak bisa lagi diselamatkan. Omy (2), Abbygail (4), Madyson (6).

Ketiga anak malang itu terpanggang dalam api, sedangkan ibunya tetap berdiri dekat taman gudang sambil merokok. “Sepuluh menit menjerit dan kemudian semuanya berakhir,” kata Thioro Mbow dengan tenang.

Pembakaran hidup-hidup ketiga anak itu diduga dipicu oleh perebutan hak asuh. Thioro Mbow sebelumnya menerima surat kuasa¬† dari pengacara suaminya yang menuntut hak asuh anak. Namun permintaan itu ditolak mentah-mentah. “Saya tidak akan pernah menyerahkan anak-anak saya,” ujar Thioro Mbow sebelum peristiwa tragis itu terjadi.

Suaminya sangat terkejut atas peristiwa itu. “Saya punya surat yang dikirim oleh juru sita pengadilan. Saya hanya ingin menaku-nakutinya agar dia berhenti minum dan minum pil. Saya tidak berniat untuk menjauhkannya dari anak-anak,” ujar Hellmut.

Seorang mantan mantan psikiater pengadilan Johan Baeke mengatakan, “Tidak mungkin bisa memahami bagaimana seorang ibu bisa membakar anak-anak hidup-hidup. Dia pasti depresi berat”. (one)