Twit Anwar Ibrahim, Kartunis Ditangkap Polisi Malaysia

Anwar memulai hukuman penjara karena melakukan sodomi dengan mantan asisten prianya. Foto: BBCIndonesia
Anwar memulai hukuman penjara karena melakukan sodomi dengan mantan asisten prianya. Foto: BBCIndonesia
Anwar memulai hukuman penjara karena melakukan sodomi dengan mantan asisten prianya. Foto: BBCIndonesia

POJOKSATU – Dianggap menghasut, seorang kartunis harus berurusan dengan kepolisian. Karena mengecam badan peradilan yang memenjara pemimpin oposisi Anwar Ibrahim, ia pun akhirnya ditahan Polisi Malaysia.

Anwar memulai hukuman penjara lima tahun pada Selasa (10/02) karena melakukan sodomi dengan mantan asisten prianya pada tahun 2008.

Seperti dilansir BBc Indonesia, Kartunis Zulkiflee Anwar Haque menaruh serangkaian twit setelah vonis dikeluarkan dengan menuduh Perdana Menteri Najib Razak mempengaruhi lembaga peradilan.

Kelompok hak asasi manusia mengatakan hukum penghasutan dipakai untuk membungkam perbedaan pendapat.


Zulkiflee, 52 tahun, yang juga dikenal dengan nama Zunar, ditangkap di rumahnya Selasa malam setelah menempatkan kartun pada Twitter yang memperlihatkan Najib sebagai hakim kasus Anwar.

“Pihak-pihak yang memakai jubah hitam bangga ketika menyatakan vonis. Hadiah dari majikan politiknya pastinya menguntungkan,” cuitnya.

Komandan polisi Khalid Abu Bakar mengatakan pada hari Selasa lewat Twitter, pemerintah juga memeriksa dua politikus oposisi atas dugaan penghasutan karena pernyataan mereka yang mengecam keputusan kasus Anwar.

LSM Human Rights Watch menyatakan pemerintahan Najib “yang mengubah kritik damai menjadi tindakan kejahatan mengancam keberadaan negara.”(BBC/lya)