Sebabkan Banjir, Ahok Larang Taman Kota Beroperasi

Foto Ilustrasi JPNN
Foto Ilustrasi JPNN
Foto Ilustrasi JPNN

POJOKSATU – Banjir yang melanda ibukota membuat Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melakukan pembenahan pada taman-taman kota.

Ahok berencana akan memisahkan pembagian tugas untuk mengelola trotoar dan taman. Fasilitas pejalan kaki di ibu kota masih belum bagus. Banyak terdapat trotoar yang tidak memadai. Bahkan, taman kota pun banyak yang memakan bagian trotoar yang bisa membuat tertutupnya saluran air.

”Makanya sekarang kita minta pak Yusmada (Dinas Bina Marga) untuk beresin. Dulu itu trotoar dipegang taman, lucu kan,” kata Ahok di balai kota pagi ini (11/2).

Pembagian kerjanya pengelola trotoar sepenuhnya adalah Dinas Bina Marga. Dinas Taman dikhususkan untuk mengelola taman kota saja. Sehingga taman tertata rapi dan tidak ada lagi taman yang mengambil hak pejalan kaki di trotoar.


Selain karena taman yang banyak memakan jatah trotoar, taman juga disebut banyak yang menutupi saluran air. “Taman Tebet contohnya, lagi kita bongkar. Kontraktor bikin trotoar salurannya di-timpa aja, kontraktor taman mana peduli sih?,” ujar Ahok. (Dedi Yondra/dio/zul)