Hendak ke Sekolah, Siswa SMK Tewas Terjatuh dari Truk

Ilustrasi, pembunuhan, anak bos ormas dibunuh
Ilustrasi

usai-kencan-dengan-wanita-ketua-kpu-boven-digul-tewas-di-hotel

POJOKSATU – Hendak ke sekolah, Wahyudin (17) justru menemui ajalnya. Siswa SMK YP 1 Fatahillah Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten itu, tewas bersimbah darah saat hendak menumpang sebuah truk. Kecelakaan maut itu terjadi di kawasan Simpang Tiga Seruni, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, pagi tadi, Rabu (11/2).

Menurut Kanit Laka Satlantas Polres Cilegon Ipda Edwin WD Putra yang ditemui di lokasi kejadian, korban diduga terjatuh dari truk yang ia setop untuk ditumpanginya menuju sekolah.

“Diduga mungkin karena tidak memiliki ongkos ke sekolah, korban lalu memberhentikan truk. Waktu mau naik, truk itu justru jalan dan korban terjatuh dan meninggal di tempat,” ungkap Ipda Edwin dilansir radarbanten.com (Grup Pojoksatu.id), Rabu (11/2).


Dari identitas yang dimiliki, korban diketahui adalah warga lingkungan Ciora Gede RT 05 RW 02, Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon. Korban mengalami luka di wajah dan bagian kepala yang diduga akibat benturan dan terjatuh di jalan.

“Jenazah korban saat ini sudah kami bawa ke rumah sakit,” katanya.

Bripka Yudi, petugas Satlantas Polres Cilegon yang berjaga di lokasi kejadian mengaku mengetahui korban terjatuh. Sopir truk sempat berusaha untuk melarikan diri.

“Mengetahui korban akan kabur, kita berkoordinasi dengan petugas Satlantas lainnya yang langsung melakukan pengejaran, dan truk berhasil kami amankan di kawasan Gunung Pinang, Kramatwatu. Sopir saat ini sudah diamankan di Satlantas Polres Cilegon,” jelasnya.(devi krisna/jpnn/dep)