Emir Moeis Merasa Hukumannya Justru Diperberat

Emir Moeis
Emir Moeis
Emir Moeis

POJOKSATU –  Pelaksana tugas (Plt) Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto menuding Ketua KPK Abraham Samad telah meringankan hukuman Emir Moeis. Namun, Emir yang juga politisi PDI Perjuangan itu justru merasa hukumannya sangat berat.

Emir mengaku tidak mengetahui soal keringanan hukuman yang diduga diberikan Abraham Samad. “Saya tidak tahu kalau ada pengurangan,” tutur Emir usai diperiksa di Bareskrim Polri, Rabu (11/2/2015).

Ia tidak pernah merasa vonis yang dijatuhkan kepadanya telah mendapat keringanan. Justru Emir menganggap dirinya yang menjadu korban dan menerima vonis yang sangat berat. “Orang bilang vonis saya ringan, bagi saya ini sangat berat,” katanya.

Sebelumnya, Emir divonis tiga tahun penjara dan denda Rp 150 juta subsider 3 bulan penjara dalam kasus suap proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Tarahan, Lampung, tahun 2004.


Pelaksana tugas Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto pernah menceritakan kisah pertemuannya dengan Abraham Samad, pada pilpres 2014 lalu. Menurut Hasto, pertemuan itu terkait keinginan Abraham Samad untuk menjadi calon wakil presiden bagi PDIP. Hasto mengatakan, dalam pertemuan tersebut, Abraham mengatakan bahwa ia berperan dalam keringanan vonis hukum bagi kader PDI Perjuangan Emir Moeis yang tersangkut korupsi.

Namun Kuasa hukum KPK, Catharina Muliana Girsang, menilai kesaksian yang disampaikan Hasto itu bukan fakta yang bisa menguatkan posisi pemohon. “Itu hanya asumsi saja,” kata Catharina. (one)