Bogor Tolak Layani Perpanjangan Izin Jika Tak Bebas Pajak

Bima Arya, Pilwalkot Bogor
Bima Arya
Bima Arya
Bima Arya

POJOKSATU – Walikota Bogor Bima Arya mengeluarkan instruksi kepatuhan pembayaran pajak daerah kepada seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Bendahara Pengeluaran di lingkungan Pemkot Bogor.

Instruksi itu yang dikeluarkan sejak 19 Januari itu dimaksudkan untuk mengoptimalkan tertib administrasi perpajakan daerah. Selain itu, juga untuk memenuhi target pendapatan pajak daerah.

Langkah ini diambil guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak daerah yang mencakup pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, pajak penerangan, pajak jalan, pajak parkir, pajak air bawah tanah, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan, dan pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB P2).

“Seluruh Kepala SKPD, PPTK, dan Bendahara Pengeluaran di lingkungan Pemerintah Kota Bogor agar mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai denganĀ  instruksi masing-masing secara terkoordinasi dan terintegrasi,” jelas Bima.


Bima secara khusus meminta beberapa SKPD terkait pelayanan perizinan untuk tidak menerima atau memproses perizinanĀ  baru, perpanjangan, atau daftar ulang, untuk orang atau badan yang belum melunasi pajak daerah tahun 2014 sampai dengan tahun pelunasan.

Instruksi ini juga disampaikan kepada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPT-PM), Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLA)J, Kecamatan, dan Kelurahan.

Bima juga meminta Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Camat, dan Lurah se-kota Bogor untuk meminta foto copy Surat Tanda Terima Setoran atau ‘print out’ lunas PBB P2 masa pajak tahun 2004 hingga tahun berjalan kepada pihak yang mengajukan pelayanan. Instruksi yang sama disampaikan kepada kepala BKPP untuk ruang lingkup PNS dan non PNS di lingkungan pemerintah Kota Bogor.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Bogor, Daud Nedo Daroneh mengatakan pendapatan pajak Kota Bogor pada tahun 2015 ini ditarget Rp 600 miliar. (cr1)