DPRD Bekasi Ngambek, Dua Bulan Belum Terima Gaji

DPRD Bekasi resah dua bulan belum terima gajih.
DPRD Bekasi resah dua bulan belum terima gajih.
DPRD Bekasi resah dua bulan belum terima gajih.

POJOKSATU – Sudah dua bulan ini anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bekasi belum menerima gaji. Gaji yang harusnya sudah dibayarkan pada Januari dan Februari tersebut belum juga cair. Hal ini tentu membuat resah para anggota dewan tersebut. Apalagi 50 politisi Kalimalang tersebut harus ekstrairit dalam mengeluarkan anggaran untuk operasional.

Anggota Badan Anggaran (Banggar), Maryadi mengakui keresahan tersebut. Hal itu lantaran dapat membatasi gerak dia ketika hendak melakukan turun ke bawah menemui masyarakat.

’’Masyarakat banyak yang tidak mengerti kalau kami belum menerima gaji selama dua bulan. Akibatnya, banyak permohonan proposal dari masyarakat yang harus ter-pending pencairannya. Meskipun ada sebagian yang memaklumi namun tidak sedikit juga yang kecewa,” katanya seperti dikutip Gobekasi (Grup Pojoksatu.id).

Menurutnya, hal ini terjadi dikarenakan pembahasan APBD yang lambat. Untuk itu, kata dia, ke depan jangan sampai terulang lagi pembahasan APBD terlambat. Di Bantul itu, paling lambat November sudah dilakukan pembahasan APBD, jadi mulai Januari sudah bisa digunakan.


’’Belum lama ini kami menerima kunjungan DPRD Kabupaten Bantul dan mereka mengatakan demikian. Kami Fraksi Golkar akan mendorong dan mengupayakan agar pembahasan APBD 2016 sudah dibahas mulai November,” tegas Wakil Ketua Fraksi Golkar.

Terpisah, anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bekasi, Ariyanto juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya, 50 wakil rakyat Kabupaten Bekasi juga belum menerima gaji selama dua bulan. Namun, dia enggan menjelaskan apa sebab dari keterlambatan itu.

’’Ya, kami juga belum menerima gaji selama dua bulan. Informasi yang saya dapat akan dirapel pada Maret nanti,” tandasnya singkat.(col/lya)