Banjir, Warga Bekasi Tewas Kesetrum

KORBAN : Karyati, korban kesetrum diduga akibat terkena aliran arus pendek listrik di Kavling Taman Wisata Blok D11 No.19 Desa Bahagia, Kecamatan Babelan, saat dibawa keluarganya pulang dari RS Sayang Bunda, Pondok Ungu Permai Sektor V, Kota Bekasi, kemarin.PUTRI/RADAR BEKASI
KORBAN : Karyati, korban kesetrum diduga akibat terkena aliran arus pendek listrik di Kavling Taman Wisata Blok D11 No.19 Desa Bahagia, Kecamatan Babelan, saat dibawa keluarganya pulang dari RS Sayang Bunda, Pondok Ungu Permai Sektor V, Kota Bekasi, kemarin.PUTRI/RADAR BEKASI
KORBAN : Karyati, korban kesetrum diduga akibat terkena aliran arus pendek listrik di Kavling Taman Wisata Blok D11 No.19 Desa Bahagia, Kecamatan Babelan, saat dibawa keluarganya pulang dari RS Sayang Bunda, Pondok Ungu Permai Sektor V, Kota Bekasi, kemarin.PUTRI/RADAR BEKASI (Grup Pojoksatu.id)

POJOKSATU– Hujan yang mengguyur wilayah Bekasi dan sekitarnya sejak Senin (9/2) dinihari mengakibatkan genangan di sejumlah titik. Tidak terkecuali di Babelan, Kabupaten Bekasi. Nahasnya, salah seorang warga, Karyuni (40), tewas tersengat listrik saat banjir melanda.

Ibu rumah tangga yang tinggal di Kavling Taman Wisata, Jalan Cendrawasih Blok D11. No.19, Desa Bahagia, Kecamatan Babelan, itu diduga meninggal dunia karena tersetrum kabel yang mengelupas dan terendam air di rumahnya.

Sang suami, Heri Priyatno menuturkan, sebelum kejadian, istrinya itu beranjak ke dapur untuk memasak. Namun, sebelum kegiatan masak-memasak dimulai, dia hendak menyalakan pompa air jet pump untuk mengisi bak penampungan air. Disinyalir karena ada bagian kabel jet pump yang terkelupas dan tergenang air setinggi 50 cm, maka arus pendek aliran listrik pun tak terelakkan.

Sontak, istrinya terkejut dan langsung berteriak kesakitan. Heri yang mendengar teriakan sang istri langsung berusaha menolongnya.


’’Saya lagi ada di ruang tamu. Terus denger istri teriak. Istri saya tidak mengetahui kalau di jet pump ada kabel yang terkelupas, lalu istri saya menghidupkan jet pump. Setelah itu setelah istri saya terjatuh dan pingsan sekitar pukul 13.30,” ujarnya saat dijumpai Radar Bekasi (Grup Pojoksatu.id) di RS Sayang Bunda, Sektor V Pondok Ungu Permai (PUP).

Dengan cekatan Heri langsung mengevakuasi istrinya dan membawanya ke RS. Sayang, sang istri sudah terbujur kaku dan membiru.

’’Saya pas mau nolongin istri, juga sempat kena setrum. Tapi istri yang lebih parah,” ungkap Heri seperti dilansir Gobekasi (Grup Pojoksatu.id)

Terpisah, Kapolsek Babelan, AKP Ardi Rahananto membenarkan adanya peristiwa tersebut. ’’Kita langsung terjunkan 5 personel dari Reskrim. Tapi, mau apa lagi, nyawa korban sudah tidak dapat diselamatkan lagi,” tutup Ardi.

Setelah dievakuasi ke RS, korban langsung dibawa keluarganya ke rumahnya untuk disemayamkan. Tampak raut wajah kesedihan suaminya saat membopong jenazah istri yang dicintainya. (put/lya)