Banjir Datang, Pemilik Toko di Bekasi Merugi Jutaan Rupiah

BANJIR : Pertokoan Marakas di Kelurahan Bahagia, Babelan terpaksa tutup karena terendam banjir. Para pemilik toko mengaku rugi hingga jutaan rupiah akibat banjir. Ariesant/RADAR BEKASI
BANJIR : Pertokoan Marakas di Kelurahan Bahagia, Babelan terpaksa tutup karena terendam banjir. Para pemilik toko mengaku rugi hingga jutaan rupiah akibat banjir. Ariesant/RADAR BEKASI
BANJIR : Pertokoan Marakas di Kelurahan Bahagia, Babelan terpaksa tutup karena terendam banjir. Para pemilik toko mengaku rugi hingga jutaan rupiah akibat banjir. Ariesant/RADAR BEKASI

POJOKSATU – Hujan yang mengguyur Kota Bekasi sejak minggu malam (8/2) membuat sebagian wilayah Kota Bekasi dikepung oleh banjir. Akibatnya, aktifitas di sejumlah daerah lumpuh total, seperti di daerah Babelan. Ruas jalan utama dan pemukiman warga terendam banjir dengan ketinggian bervariatif.

Begitu juga dengan kawasan perekonomian di Babelan. Hampir seluruhnya tidak bisa meraup keuntungan ketika banjir menggenang. Pertokoan di Kelurahan Bahagia misalnya, pemilik toko banyak yang mengeluh karena banjir menyebabkan kerugian yang tidak sedikit.

Anto (36), salah seorang pemilik toko di Pertokoan Marakas mengatakan, akibat banjir menyebabkan distribusi barang terganggu. Jika sudah demikian, maka kerugian pun dipastikan bakal ia hadapi.

’’Akibat banjir yang melanda Pertokoan Marakas, kerugian mencapai Rp3 juta, karena toko tidak buka,” katanya.
Persoalan banjir di Babelan, kata Anto sudah menjadi langganan. Namun usai banjir, tidak ada tindakan atau upaya nyata dari pemerintah daerah untuk meminimalisir bencana tersebut.


’’Masalah banjir ini sangat merugikan dunia usaha. Keseriusan pemerintahan daerah diuji saat ini, bagaimana agar permasalahan banjir yang sudah bertahun-tahun tidak terselesaikan ini dapat diatasi segera,” ujarnya.

Dari pantauan Radar Bekasi, ratusan toko di Pertokoan Marakas dan sekitarnya terpaksa tutup karena banjir. Rata-rata, pemilik toko mengaku mengalami kerugian sekitar Rp1 juta per hari. (ian/zul)