Jordania Bombardir Titik Persembunyian ISIS

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU – Dalam misi balasannya terhadap aksi biadap ISIS, Angkatan Udara Jordania mengklaim telah melakukan sedikitnya 56 kali serangan udara ke tempat penampungan logistik ISIS di Suriah.

“Kami mendapatkan apa yang menjadi tujuan kami,” jelas Kepala Staf Angkatan Udara Jenderal Mansour al-Jbour, seperti dilansir BBC, Senin (9/20).

Jordania mengatakan serangan yang dilakukan telah mengurangi kekuatan ISIS sekitar 20 persen. Negara itu memfokuskan serangan ke wilayah Raqqa di Suriah yang dikuasai ISIS.

Militan ISIS mengatakan satu dari serangan yang dilakukan Jordania telah membunuh sandera asal AS Kayla Mueller, tetapi klaim tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya.


Seperti diketahui, Yordania telah melakukan serangan Udara intensif setelah video yang menunjukkan pilot yang ditangkap ISIS, bernama Moaz al-Kasasbeh dibakar hidup-hidup. Kasasbeh ditangkap kelompok militan setelah pesawat tempurnya jatuh ketika melancarkan serangan udara bersama koalisi yang dipimpin AS. Video Kasasbeh, 26 tahun, dibakar hidup-hidup dalam sebuah kandang diunggah di internet oleh ISIS pekan lalu.(ril)