Kejagung Minta Labora Sitorus Serahkan Diri

HM Prasetyo
HM Prasetyo
HM Prasetyo

POJOKSATU- Terpidana kasus pencucian uang, penimbunan BBM, dan pembalakan liar Labora Sitorus diminta menyerahkan diri setelah kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Sorong, Papua.

“Kita imbau agar Labora menyerahkan diri serta menyadari apa yang menjadi tanggung jawab atas yang dia lakukan,” ujar Jaksa Agung HM Prasetyo di kantornya, Jumat (6/2).

Menurut Kapuspenkum Kejagung Tony Tribagus Spontana, pihaknya juga sudah mencegah mantan anggota Polda Papua tersebut bepergian ke luar negeri.

“Sudah dicegah sejak seminggu lalu setelah Kejati Papua mengajukan surat pencegahan,” katanya.


Dia menambahkan, Kejagung terus melakukan penelusuran keberadaan Labora Sitorus yang terakhir berpangkat Aiptu.

Putusan Mahkamah Agung tanggal 17 September 2014 memvonis Labora Sitorus dengan 15 tahun penjara dengan denda Rp 5 miliar. Pemilik rekening gendut senilai Rp 1,5 triliun itu meninggalkan Lapas Sorong sejak 17 Maret 2014 dengan meminta izin untuk dirawat di RS AL Sorong.

Namun, Labora tidak kembali ke lapas untuk menjalani masa hukumannya melainkan melarikan diri. (why)