Jika KPK Lumpuh, Ini Dua Opsi Yang Bisa Dilakukan

KPK
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU – Untuk mengantisipasi terjadinya kelumpuhan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pihak istana sudah menyiapkan dua opsi yang akan dilaksanakan.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno, menyatakan opsi pertama adalah mempercepat pemilihan komisioner yang semestinya baru digelar pada akhir tahun 2015 ini, dan yang kedua adalah membentuk komisioner melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu).

Sementara itu, Mantan penasihat KPK, Said Zainal Abidin, menilai alternatif kedua lebih efektif untuk dilakukan, guna penunjukan pelaksana komisioner sampai bulan Desember yang akan datang.

“Itu lebih efektif, karena di situ tugas KPK tidak terhenti dan bisa berlangsung terus kegiatannya, jadi selama masa tersebut tidak putus. Tetapi kalau pemilihan kembali komisioner segera dilakukan pada waktu sekarang, itu prosesnya memakan waktu panjang, sehingga ada gangguan terhadap proses pemeriksaan dari KPK,” kata Said Zainal, Sabtu (7/02).


Seperti diektahui, selain Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto yang telah berstatus tersangka, tiga Pimpinan KPK lainnya, yakni Ketua KPK Abraham Samad dan Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja dan Zulkarnaen, saat ini juga telah dilaporkan ke Bareskrim Polri atas sejumlah tuduhan. (ril)