Sembilan Dampak Negatif Bila Jokowi Tetap Lantik Budi Gunawan atau Menggantinya dengan Budi Waseso

Emerson Yuntho
Emerson Yuntho
Emerson Yuntho

POJOKSATU- Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk tidak bingung mengambil sikap dalam pencalonan Kepala Polri. Presiden diharapkan tegas membatalkan pencalonan Komjen Budi Gunawan.

Presiden juga diminta memilih nama calon Kapolri yang baru selain Kepala Bareskrim Komjen Budi Waseso yang belakangan ini menguat.

“Jokowi tidak perlu bingung. Rakyat pasti berpihak kepadanya kalau opsi Jokowi cukup membatalkan (Budi Gunawan) dan cari nama baru selain Budi Waseso,” kata koordinator bidang hukum Indonesia Corruption Watch (ICW), Emerson Yuntho, kepada wartawan di kantor YLBHI, Jakarta, Kamis (5/2).

Ia “meramal” setidaknya ada sembilan dampak jika tetap melantik Budi Gunawan atau menangangkat Budi Waseso sebagai Kapolri baru.


Pertama Jokowi dinilai tidak punya komitmen berantas korupsi. Kedua, Jokowi dianggap ingkar janji dan abai dengan program Nawa Cita. Ketiga, berpotensi dilmakzulkan. Keempat, merosotnya kepercayaan publik.

Kelima, Jokowi bisa menjadi presiden terburuk sepanjang sejarah Indonesia. Keenam, membuat kerja pemberantasan korupsi tidak produktif. Ketujuh, Jokowi akan memperburuk kinerja dan citra kepolisian. Kedelapan, Jokowi berpotensi melemahkan KPK. Terakhir, hubungan KPK dan Kepolisian akan kian tidak harmonis.

“Pengangkatan Budi Waseso sebagai Kapolri akan sangat sarat kepentingan politik karena dia sendiri tidak penuhi syarat sebagai Kepala Bareskrim,” ujar Emerson.

Budi Waseso juga melakukan tindakan tidak bertanggung jawab terkait penangkapan penyidik Bareskrim atas pimpinan KPK, Bambang Widjojanto. Penangkapan itu dilakukan tanpa koordinasi dengan Plt Kapolri, Komjen Badrodin Haiti. (ald)