Minim Lampu Penerangan, Jembatan Ini Rawan Begal

RAWAN: Suasana Jembatan Citarum Lama pada siang hari. Jembatan tersebut gelap gulita pada malam hari, akibat minimnya lampu penerangan umum.
RAWAN: Suasana Jembatan Citarum Lama pada siang hari. Jembatan tersebut gelap gulita pada malam hari, akibat minimnya lampu penerangan umum.
RAWAN: Suasana Jembatan Citarum Lama pada siang hari. Jembatan tersebut gelap gulita pada malam hari, akibat minimnya lampu penerangan umum.

POJOKSATU – Ruas jalan Jembatan Citarum Lama , Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur rawan begal motor. Para pengendara dihimbau waspada ketika melintas di jalan tersebut terutama pada malam hari.

Ketua RW 10 Maman Nurjaman mengatakan, ada dua titik atau tempat yang rawan akan pencurian motor, yaitu Jembatan Citarum Lama dan tempat pembuangan sampah.

“Kepada pengendara dihimbau waspada. Apabila melintas di jalan tersebut harus ditemani,” katanya.

Menurutnya, minimnya lampu penerangan umum di ruas jalan tersebut, menambah  kekhawatiran para pengendara. Kanan kiri jalan membentang perkebunan dan sungai, sehingga kerap dijadikan tempat para begal untuk melakukan aksinya.


“Kami berharap penerangan jalan segera dipasang untuk miniminalisir angka kejahatan, kemudian mencegah dijadikannya tempat mesum oleh para segelintir pemuda,” ujarnya.

Kepala Desa Haurwangi Iwan Sulaeman membenarkan, bahwa ruas jalan Jembatan Citarum Lama, kerap dijadikan tempat para begal untuk melakukan aksinya, sehingga meresahkan warga dan para pengendara.

“Selaku pemerintah. Kami berupaya mengantisipasi dengan cara melakukan patroli malam, bekerjasama dengan semua komponen terutama pihak kepolisian, babinsa, poldes dan linmas.

“Bahkan saya sendiri  sering terjun langsung ke lapangan dengan poldes. Apabila melihat kejadian, langsung segera melaporkan kepada pihak kepolisian,” ungkapnya.(mat/dep)