Menteri Jonan Marah, Anggap Bandara Primitif

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan

POJOKSATU – Pengelolaan Bandara oleh PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II mendapat tanggapan miring dari Menteri Perhubungan Ignasius Jonan. Mantan PT KAI itu kecewa karena Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu bekerja kurang becus hingga lelet dalam pengelolaan dan pengembangan bandara.

Jonan sebagai regulator memiliki kuasa untuk mengatur akan melakukan audit terhadap kinerja bandara.
Jika hasil tidak memuaskan atau kinerja pengelolaan rendah, Kemenhub bakal mencabut konsesi pengelolaan bandara.

Tak hanya itu, Jonan menyebut industri penerbangan komersial dan Bandara Indonesia masih primitif. Pernyataan ini merujuk pada rencana penghapusan lokasi penjualan tiket di area bandara. “Industri airlines primitif, bandara juga masih primitif,” tegas Jonan.

Jonan membandingkan pengelolaan tiket maskapai dengan tiket kereta apai. Dikatakan Jonan, sistem penjualan tiket di sektor perkeretaapian sudah sangat tertib sehingga mampu menghapus aktivitas percaloan. Padahal kapasitas angkutan kereta tidak sedikit. “Kereta angkut 330 juta orang per tahun. Berarti ada yang primitif di bandara dan pesawat,” sebutnya. (one)