Begini Cara Terbaru Ahok Atasi Macet Jakarta

PROSES PEMBANGUNAN: Area Setiabudi yang sudah dipasangi pembatas proyek MRT.(Jawa Pos Metropolitan)

PROSES PEMBANGUNAN: Area Setiabudi yang sudah dipasangi pembatas proyek MRT.(Jawa Pos Metropolitan)
PROSES PEMBANGUNAN: Area Setiabudi yang sudah dipasangi pembatas proyek MRT.(Jawa Pos Metropolitan)

POJOKSATU – Jakarta dinilai menjadi kota termacet sedunia. Fakta itu merujuk hasil survei Castrol Magnetec Stop-Start index pada tahun lalu Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) tidak mengelak atas hasil survei tersebut.

Menurut dia butuh waktu lama untuk menyembuhkan ibukota dari macet. “Memang paling macet kalau soal survei Jakarta,” tutur Ahok.

Ahok mengakui gagal dalam proyek Monorail dan Bus Rapid Transit selama 10 tahun ini, termasuk busway. Oleh karena itu, Pemrov DKI telah mendirikan PT Transportasi Jakarta yang mengoperasionalkan busway di ibukota. Alhasil, sistematis angkutan masal tersebut semakin membaik. Mulai dari bus yang berkualitas dan halte-halte yang sudah terintegrasi.


“Mereka (PT Transportasi Jakarta) baru bekerja sekarang, lihat saja halte-halte sekarang lebih bagus,” kata Ahok.

Saat ini pun masyarakat lebih memilih angkutan umum daripada mobil pribadi. Oleh karena itu, Pemrov DKI Jakarta juga berencana membangun mass rapit transit (MRT) sebagai sarana meminimalkan macet di Jakarta. “Makanya kita akan bangun mass rapid transit (MRT) meskipun butuh waktu lama,” tandasnya.  (Dedi Yondra/dio/zul)