Siswa SMP Dipanah Anggota Geng Motor

Ilustrasi.
Ilustrasi.
Ilustrasi.

POJOKSATU – Seorang siswa SMP negeri di Kota Makassar,  Hermawan alias Mawan (15) nyaris tewas, setelah sebuah anak panah tertancap di hidungnya.  Warga Asrama Polisi (Aspol) Tello Jalan Urip Sumoharjo Kota Makassar itu menjadi korban kebrutalan kawanan geng motor.

Mawan merupakan seorang jukir di salah satu mini market. Penganiayaan ini bermula saat Mawan bersama dua orang rekannya yakni Fikar dan Andri menjaga parkiran mini market di dekat rumahnya. Secara tiba-tiba Ia diserang oleh sekelompok yang menggunakan sepeda motor sebanyak 10 unit dan langsung melepaskan anak panah.

Korban yang mengalami luka parah itu langsung dilarikan ke rumah sakit. Hingga saat ini masih mendapat perawatan intensif. “Saya kaget pak, pada saat mereka datang kami kabur kedalam mini market. Tapi Mawan belum sempat kabur makanya dia sendiri jadi korban,” ujar Fikar, saksi mata yang juga rekan korban.

Fikar mengatakan penyerangan ini bermotif dendam karena sudah tiga hari berturut-turut diserang. Pemicunya adalah perebutan lahan parkir. “Mereka mau kuasai lahan parkir di sini. Tapi kami pertahankan,” jelasnya.


Terpisah, Kapolsekta Panakkukang Kompol Tri Hambodo membenarkan prihal kejadian itu. Menurutnya hingga saat ini pihak korban belum melaporkan kasus tersebut. “Sampai sekarang mereka belum melapor mas. Jadi saya tidak berani berkomentar,” katanya.(ure/fat)