Orang Tua Siswa Laporkan Kepala SMAN 3 Jakarta

Gedung SMAN 3 Jakarta
Gedung SMAN 3 Jakarta
Gedung SMAN 3 Jakarta

POJOKSATU – Sejumlah orang tua siswa SMAN 3 Jakarta mendatangi Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Kamis (5/2). Mereka mengadukan Kepala SMAN 3 yang menskorsing anak mereka selama 39 hari.

Rombongan orangtua tersebut, diterima oleh Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Bowo Irianto, di kantor Disdik. “Kita sudah menerima laporan dari orangtua terkait kasus SMAN 3 ini, selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan lapor ke pimpinan,” katanya.

Bowo menjelaskan, pihaknya dalam waktu dekat akan menjadwalkan mediasi antara sekolah dengan pihak orangtua yang menggagap skorsing tersebut merupakan tindakan diskriminasi.

Meski begitu, pihaknya belum bisa memastikan kapan Disdik DKI Jakarta bakal menggelar mediasi.


“Belum dipastikan, kapan waktunya, yang pasti saat ini Dinas berusaha menjernihkan kasus ini, kita akan adakan mediasi antara orangtua dengan pihak sekolah,” tegasnya.

Diketahui, sebanyak enam siswa kelas XII SMAN 3 Jakarta mendapatkan hukuman skorsing selama 39 hari karena diduga melakukan dugaan tindak kekerasan terhadap seseorang yang bernama Erick yang diketahui merupakan alumni sekolah tersebut.

Menurut orangtua siswa, tindak kekerasan tersebut dilakukan dalam upaya membela diri karena alumni bernama Erik tersebut melecehkan salah satu siswa perempuan berinisial HJP. (dng/ind/one)