Inilah Pernyataan Johan Budi Soal KPK Lumpuh

Johan Budi

POJOKSATU – Eksisten Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berada di ujung tanduk. Empat pimpinannya sedang menghadapi proses hukum di Bareskrim Polri. Satu di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka. Jika keempat empat pimpinan lembaga antirasuah itu menjadi tersangka, KPK akan lumpuh.

Deputi Pencegahan KPK, Johan Budi SP mengatakan, pemberhentian sementara para pimpinan KPK yang berstatus tersangka memang termuat dalam UU KPK. Di situ disebutkan bahwa apabila pimpinan tersangka maka akan diberhentikan sementara oleh Keppres.

“Nah jika itu yang terjadi, kami ingin memisahkan persoalan pribadi dengan lembaga. Tapi yang terjadi tentu akan berimbas pada lembaga, jika pimpinan tersangka dan dinonaktifkan, maka adalah sebuah fakta KPK akan lumpuh,” terang dia.

Kondisi itu tentunya akan sangat merugikan KPK. Fungsi dan tugas juga akan terabaikan. Termasuk, ratusan kasus yang ditangani, baik itu penyelidikan atau penyidikan juga akan lumpuh.


“Ini harus dipahami publik. Bahwa adalah kewenangan Polri untuk menanggapi laporan masyarakat, termasuk pimpinan KPK, itu kewenangan Polri. KPK gak punya persoalan dengan Polri secara lembaga,” jelas Johan.

Karenanya, Johan mengimbau Presiden Joko Widodo untuk segera turun tangan mengatasi persoalan KPK-Polri yang mulai memanas pasca ditetapkannya Komjen Budi Gunawan dan Bambang Widjojanto sebagai tersangka oleh masing-masing lembaga.

“Kami imbau pak Presiden segera melakukan apa yang musti dilakukan untuk atasi situasi dan kondisi saat ini yang berawal dari orang per orang di Polri dan KPK yang berimbas pada lembaga, baik eksistensi KPK maupun Polri,” tandas Johan Budi. (rmol/one)