Agung Laksono Minta Mahkamah Partai Segera Bersidang

Ketua Umum Golkar versi Munas Ancol, Agung Laksono
Agung Laksono
Agung Laksono

POJOKSATU- Ketua Umum Partai Golkar versi Munas IX Jakarta, Agung Laksono, mengaku menerima putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang menyatakan gugatan Tim Penyelamat Partai Golkar (TPPG) terhadap keabsahan pengurus Golkar hasil Munas IX Bali tidak dapat diterima.

Selain tidak menerima gugatan atas kepemimpinan Aburizal Bakrie atas Partai Golkar , PN Jakarta Pusat pun mengembalikan penyelesaian dualisme kepengurusan kepada Mahkamah Partai Golkar

“Kami mendesak Mahkamah Partai segera melaksanakan sesuai peraturan yang berlaku berdasarkan implementasi putusan pengadilan,” ujar Agung di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta (Rabu, 4/2).

Dia berharap Mahkamah Partai bersikap netral dan tidak berpihak dalam mengambil putusan untuk menyelesaikan perselisihan internal Golkar.


Menurut Agung, dua anggota Mahkamah Partai yang berasal dari kubunya yaitu Andi Mattalatta dan Jasri Marin telah mengundurkan diri dari DPP Golkar sebagai bukti sikap netral dalam menyelesaikan masalah yang ada.

“Kami akan mengikuti dalam amar putusan tersebut untuk melaksanakan perintah pengadilan untuk dapat dilakukan persidangan Mahkamah Partai,” jelasnya.

Agung membantah putusan PN Jakpus pada Senin lalu (2/2) lalu telah bersifat final. Pasalnya, majelis hakim hanya meminta perselisihan diselesaikan dahulu oleh Mahkamah Partai sebelum diajukan ke pengadilan.

“Eksepsi belum pada pokok perkara. Dalam eksepsi tersebut diputuskan bahwa gugatan kami diputuskan untuk dikembalikan ke partai agar diselesaikan di Mahkamah Partai,” imbuhnya. (ald)