Lagi, Pesta Miras Oplosan Tewaskan 4 Pemuda

POJOKSATU – Walaupun sering jatuh korban akibat miras oplosan, namum tetap saja miras oplosan tetap menjadi penggemar bagi sebagian orang. Kali ini empat pemuda tewas setelah menenggak miras oplosan yang diduga jenis arak jawa dan kelengkeng. Mereka meninggal secara tidak bersamaan, sejak Minggu malam (1/2) hingga kemarin dini hari (3/2).

Mereka ditengarai terlibat pesta miras di dua lokasi yang berbeda. Masing-masing terjadi di Dusun Kampungbaru, Desa Pandean, Kecamatan Gondang, dan Dusun Turi, Desa Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso.

Berdasar informasi yang dihimpun koran ini, pesta miras oplosan pertama berlangsung di warung milik Winarti, 38, di Dusun Kampungbaru, Desa Pandean, Kecamatan Gondang, Sabtu (31/1). Pesta itu digelar pukul 12.00-15.00.

Dua pemuda tewas setelah berpesta miras di warung tersebut. Keduanya adalah Agung Kurniawan alias Wawan, 23, dan Kasmuri, 29, warga desa setempat.


Wawan mengembuskan napas terakhir setelah dilarikan ke RSUD Kertosono pada Minggu (1/2) sekitar pukul 20.00. ”Siangnya dia masih segar dan tidak kelihatan sakit,” jelas Samiono, 45, salah seorang tetangga desa Wawan, kemarin.

Kasmuri menyusul tewas dini hari kemarin di rumahnya sebelum dilarikan ke rumah sakit. ”Dia mual-mual, lalu keluar darah dari mulutnya,” ujar Samiono. Dadang, salah seorang korban yang selamat, dibawa ke RSUD Nganjuk karena keluhan sama. Kemarin dia diperbolehkan pulang.

Sementara itu, pada waktu yang nyaris bersamaan, dua warga Dusun Turi, Desa Ngadiboyo, bernasib sama. Supriono, 30, dan Sugiono, 29, tewas setelah pesta miras oplosan jenis arak jawa pada Minggu lalu sekitar pukul 22.00 hingga 24.00 di Monumen Polisi Ngadiboyo. ”Banyak temannya (yang pesta miras), tapi enggak tahu pasti jumlahnya,” ungkap Sudarto, 40, kerabat Supriono, kemarin. (pas/dwi/mas/zul)