Kurang Kelas, SD Negeri Ini Belajar Diluar

hapus mengajar 24 jam
KURANG KELAS : Kondisi SDN Bangbayang 1 Cianjur saat belajar mengajar diluar karena keterbatasan ruang kelas.
KURANG KELAS : Kondisi SDN Bangbayang 1 Cianjur saat belajar mengajar diluar karena keterbatasan ruang kelas.
KURANG KELAS : Kondisi SDN Bangbayang 1 Cianjur saat belajar mengajar diluar karena keterbatasan ruang kelas.

POJOKSATU – Kondisi SDN Bangbayang 1 di Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur ini cukup menghawatirkan. Hanya memiliki empat ruang kelas untuk belajar, pihak sekolah harus rela melaksanakan kegiatan beljar mengajar hingga sore hari.

Kepala SDN Bangbayang 1 Nanang Sufyan mengungkapkan, siswa yang belajar di SDN Bangbayang 1 sebanyak 201 siswa, dengan enam rombel. Sementara ruangan yang bisa digunakan hanya empat lokal. “Beginilah kondisi kami. Siswa banyak tapi kelas kurang. Empat lokal yang ada ini satunya dipakan untuk kantor. Jadi kelas yang bisa dipakai belajar hanya dua tiga lokal,” ungkapnya.

Meski kondisi sekolah yang cukup memprihatinkan, sekolah mengantisipasi dengan membagi jam belajar menjadi kelas pagi dan siang. “Karena kurang kelas, jadi dibagi dua kelas satu dan dua masuk pagi, dan kelas empat masuk siang,” imbuhnya.

Menurut Nanang, kurangnya kelas tidak hanya membuat sekolah harus membagi waktu, tapi juga mengganggu siswa dalam mendapatkan pembelajaran yang lebih layak. “Disini itu tak tak jarang siswa belajar di luar dulu sambil nunggu kelas pagi bubar,” ujarnya.


Nanang bertekad, jika fasilitas SDN Bangbayang 1 lebih lengkap, maka mutu sekolah bisa lebih meningkat dan prestasi terus didapat. “Alhamdulilah meskipun dengan fasilitas seadanya, kami banyak mendapat prestasi. Apa lagi dengan pasilitas lengkap, maka dari itu, kami sangat berharap adanya bantuan pemerintah untuk RKB. Karna kalau tentang lahan kami sudah ada sekarang mah tinggal bangunannya” ungkapnya.(jun/dep)