BW Nikmati Perdebatan Sengit Pengacaranya dengan Penyidik Bareskrim

Bambang
Bambang Widjojanto
Bambang Widjojanto

POJOKSATU- Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto (BW), mengakui ada perdebatan pihak kuasa hukumnya dengan penyidik Bareskrim Polri dalam pemeriksaannya sebagai tersangka sepanjang Selasa (3/2).

Bahkan BW, sapaannya, mengaku sangat menikmati perdebatan yang terjadi di kantor penyidik Bareskrim itu.

“Dan saya tulis (perdebatan) itu dalam Berita Acara Pemeriksaan,” terang BW saat konferensi pers di tangga depan lobi Kantor KPK Jakarta, Rabu dinihari (4/2).

Dalam jumpa wartawan itu BW terlihat didampingi oleh sejumlah pengacaranya. Salah seorang pengacaranya, Saor Siagian, adalah yang terlibat perdebatan sengit dengan penyidik Polri.


Saor menjelaskan insiden terjadi saat Kepala tim penyidikan kasus Bambang Widjojanto, Kombes Daniel Tifaona, memerintahkan empat orang Provos Polri untuk mengusir para advokat dari ruang pemeriksaan.

Para penyidik Bareskrim hanya mengizinkan dua pengacara untuk mendampingi BW saat pemeriksaan. Hal ini ditentang keras oleh Saor. Padahal BW memiliki 20 pengacara yang tidak dibatasi untuk mendampinginya dalam proses penyidikan.

BW pun mengaku insiden tersebut hampir menuju pada kekerasan.

“Tapi itu tak terjadi semakin mengeras,” ungkapnya. Situasi mereda setelah penyidik Bareskrim mengizinkan 3 orang pengacara mendampingi BW.

Selama lebih dari 10 jam (Selasa, 3/2), BW menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus keterangan palsu dalam sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi pada tahun 2010.

Dalam pemeriksaan keduanya itu, seperti diakui pihak kuasa hukum, BW dicecar lebih dari 100 pertanyaan oleh penyidik Bareskrim. Namun sebagian besar tidak dijawab karena BW hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan statusnya sebagai tersangka. (ald)