Budi Gunawan Batal Dilantik Jadi Kapolri

Anggota Tim Sembilan, Buya Syafii Ma'arif
Anggota Tim Sembilan, Buya Syafii Ma'arif
Anggota Tim Sembilan, Buya Syafii Ma’arif

POJOKSATU-Komjen Budi Gunawan tidak jadi dilantik karena masih berstatus tersangka kasus gratifikasi. Hal tersebut dibenarkan salah seorang anggota Tim Independen, Buya Syafii Ma’arif.

“Benar. Saya dikabari presiden. Ia tak akan melantik pak Budi karena statusnya sebagai tersangka,” katanya saat dihubungi Rabu (4/02), seperti diwartakan jakfm.

Menurut Ma’arif, presiden akan melantik kapolri baru setelah persidangan BG disidangkan.

Sementara itu, Seskab Andi Widjajanto mengungkapkan saat ini presiden masih menunggu waktu yang tepat untuk memutuskannya.


“Tinggal tunggu presiden memiliki insting dan kalkulasi politiknya untuk putuskan,” ujar Andi di Istana Negara, Rabu, (4/2).

Sejauh ini, kata Andi, presiden sudah mengumpulkan pendapat dari banyak pihak untuk mengeluarkan putusan yang terbaik sebagai solusi. Pendapat-pendapat itu diperoleh presiden dari tim 9, wantimpres, hingga pertemuannya  dengan sejumlah tokoh seperti dari MUI dan mantan Presiden BJ. Habibie.

Keputusan atas polemik ini, kata Andi, bisa saja disampaikan presiden sebelum sidang praperadilan Budi Gunawan terhadap KPK selesai dilaksanakan.

“Yang pernah diucapkan presiden, bisa sebelum atau bisa sesudah praperadilan. Ada sesuatu yang sedang dikalkulasi presiden. Kami tinggal tunggu saja,” tegas Andi. (ril/flo/jpnn)