Bangunan Dibongkar, Warga Kebon Jeruk Nyaris Bentrok dengan Petugas

Ilustrasi

berita-cirebon-satpol-pp-pkl-razia-2yc1dliucp61ak521f6kga

POJOKSATU- Ratusan warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, protes lantaran bangunan yang telah ditempatinya sejak puluhan tahun, pada hari ini dibongar petugas. Akibatnya warga dengan Satpol PP hampir beradu fisik.

Meski warga menolak, namun petugas tetap membongkar 25 bangunan yang berdiri di Jalan Mangga 17, RT 06/RW 10, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk. Petugas terpaksa membongkar bangunan tersebut lantaran berdiri diatas jalur hijau.

”Kan kami sudah memberikan surat peringatan, agar mereka membongkar sendiri, tapi mereka malah bandel,” ujar Camat Kebon Jeruk, Agus Triono , Rabu (4/2).


Agus menjelaskan, pihaknya sejak satu tahun lalu telah mensosialisasikan kepada masyarakat, agar membongkar tempat usaha dan rumah mereka. Namun upaya tersebut tidak dihiraukan, sehingga petugas kemudian melayangkan surat teguran pertama hingga ketiga.

”Dibongkar setelah kami memberikan surat peringatan ketiga,” katanya.

Masih kata Agus, setelah dibongkar, lahan tersebut akan dibangun taman. Untuk pemilik bangunan yang mempunyai KTP Jakarta akan direlokasi ke rusun Daan Mogot. Sedangkan yang tidak memiliki KTP Jakarta tidak mendapatkan apa-apa.

”Warga DKI Jakarta bisa menempati rusun Daan Mogot,” ungkap Agus.

Dilain pihak, Muby, salah satu warga yang rumahnya dibongkar mengaku tidak terima. Sebab selama ini dia telah membayar pajak serta iuran bulanan yang dimintai oleh RT.

”Memang bukan punya saya, tapi masa tidak dapat ganti rugi,” sesal Muby. (sim)