Andi Widjajanto Bantah Hambat Komunikasi Jokowi dengan PDIP

Perpres DP mobil pejabat
Andi Widjajanto
Sekretaris Kabinet Andi Widjojanto
Sekretaris Kabinet Andi Widjojanto

POJOKSATU-Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto membatah tudingan bahwa dirinya bersama Menteri BUMN Rini Soemarno dan Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan telah menghalang-halangi Presiden Jokowi berkomunikasi dengan PDIP.

Andi menyatakan, hal itu tidak mungkin dilakukan karena dirinya, Rini, dan Luhut tidak punya wewenang mengatur jadwal Presiden.

“Tidak ada satu pun dari kami bertiga yang masuk dalam tim jadwal Presiden. Ibu Rini soal soal BUMN, saya untuk kabinet, dan Pak Luhut beri masukan isu strategis. Jadwal presiden bukan kami yang tetapkan,” jelas Andi di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (4/2).

Kalau punya usulan, lanjut Andi, dirinya akan menyampaikan ke Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. Sebab, dirinya tidak punya kewenangan sedikitpun mengatur jadwal Presdein.


“Bagamana bisa tiga orang yang tidak punya kewenangan kemudian dianggap memblok waktu pertemuan presiden dengan seseorang,” tegasnya.

Ditambahkan Andi, pihak Istana tidak mungkin menghalangi Jokowi berkomunikasi dengan PDIP. Sebagai Presiden, Jokowi harus menjalin komunikasi dengan semua pihak, apalagi dengan PDIP sebagai pengusungnya.

“(Menghalangi) itu tidak dimungkinkan. Karena presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan harus menjalin komunikasi dengan parpol-parpol, apalagi dengan PDIP yang menjadi partai pengusung utama dan pertama dalam percapresan,” tandasnya. (rus)