Usai Diperiksa, Dipastikan BW Tidak Ditahan

Bambang Widjojanto
Bambang Widjojanto
Bambang Widjojanto

POJOKSATU – Kuasa hukum Bambang Widjojanto, Nursyahbani Kantjasungkana, yakin kliennya tidak akan ditahan setelah menjalani pemeriksaan hari ini di Bareskrim Polri.

“Saya kira enggak (ditahan). Enggak ada alasan untuk nahan dong. Nahan itu kalau ada alasan subyektif, ada obyektif,” ujar Nursyahbani, di Gedung KPK, Jakarta.

Menurtnya, seorang tersangka dapat ditahan kalau alasan penahannya kuat, dan disertai alat bukti yang cukup. Ada pula penahanan yang dilakukan setelah operasi tangkap tangan dan alasan keperluan lainnya. Terkait halitu, ia memastikan kliennya dapat bekerjasama dan tentu tidak akan melarikan diri.

“Apa perlu menahan orang, dia enggak melarikan diri atau dia menghilangkan alat bukti?” kata Nursyahbani.


Sementara itu, sebelum berangkat, Bambang Widjijanto menyampaikan apresiasinya kepada rekan-rekan media yang hadir dalam jumpa pers di gedung Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/2) pukul pukul 11.15 WIB.

“Saya sebagai salah satu pimpinan lembaga penegak hukum, akan datang menunjukkan kelasnya bahwa penegak hukum harus taat pada hukum,” kata Bambang, sedikit emosional.

“Kalau toh akibat terberat yang harus diambil adalah saya harus meninggalkan jasad saya, itu akan saya ambil!” teriak Bambang. Pekik Allahu Akbar disuarakan beberapa orang di antara ratusan pendukung KPK yang memenuhi lokasi jumpa pers tersebut.

Seperti diketahui, sebelumnya Bareskrim menangkap Bambang, Jumat (16/01) pagi. Penangkapan Bambang dalam rangka pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan menyuruh memberikan keterangan palsu dalam sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi (MK) tahun 2010.

Kasus ini ditindaklanjuti Polri berdasarkan laporan dari masyarakat. Laporan itu diterima Polri pada tanggal 19 Januari 2015. Dalam laporan disebutkan, ada beberapa saksi yang diminta memberikan keterangan palsu di MK.

Bambang sedianya akan ditahan oleh Bareskrim karena dinilai akan memengaruhi saksi dan menghilangkan barang bukti. Namun, hal itu batal dilakukan setelah ada penjaminan dari kolega dan aktivis antikorupsi bahwa Bambang tidak akan menghilangkan barang bukti. Bambang baru dilepaskan oleh Bareskrim pada Sabtu dini hari keesokan harinya. Dan hari ini, Selasa (3/02), Wakil Ketua KPK itu akan menjalani pemeriksaan kedua di Bareskrim Polri. (ril)