Sadis…Pasutri Aniaya Seorang Balita, Disundut Dengan Rokok

jual anak
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU –┬áSeorang balita berinisial SAP (3 tahun) mendapat perlakuan keji dari lingkungan keluarganya sendiri. Pamannya, pria paruh baya berinisial SR (52 tahun), tega menyudutnya dengan api rokok karena bandel. Akibatnya, SAP mengalami luka bakar dan memar di beberapa bagian tubuhnya.

SR mengaku kesal dengan perilaku SAP yang bandel. Kepada petugas Polres Mesuji, Lampung, SR mengakui perbuatannya. Ia sendiri. Isterinya, ST (40 tahun) juga melakukan hal serupa. Kini, pasangan pasutri ini menjalani pemeriksaa di Mapolres Mesuji bersama dua orang lainnya, YT (23) DAN SK untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Mesuji AKBP Trisna Adhiarsa menuturkan, kasus penyiksaan tersebut terungkap setelah Syaifullah selaku ketua kelompok Umbul Sido Rukun Register 45, kecamatan Mesuji Timur, melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polres Mesuji.

Setelah mendapatkan laporan, para tersangka ditangkap polisi saat sedang berkumpul di sebuah rumah di Kampung Sido Rukun, Kecamatan Mesuji Timur. SAP dititpkan kepada mereka karena ibunya sedang bekerja di Malaysia menjadi TKW. Selain disundut dengan rokok, SAP juga kerap dipukul menggunakan kayu dan selang jika ia membandel.


“Korban sudah mendapat pemeriksaan dokter. Dan benar di sekujur tubuhnya ditemukan luka yang diduga bekas penyiksaan. Pada bagian wajah banyak terdapat bekas luka yang diduga berasal dari sundutan api rokok. Kemudian di sebagian tubuh penuh dengan luka lebam dan beberapa sayatan. Bahkan tulang paha sebelah kanan korban sempat mengalami patah meski kini perlahan pulih.,” ujar Trisna kepada Radar Lampung (Jawa Pos Group), kemarin (30/1).

Trisna menjelaskan, kronologis penyiksaan bermula pada September 2014. Sejak November 2014, korban diduga sering mendapat kekerasan fisik yang dilakukan oleh para tersangka. Hingga kemudian korban diselamatkan setelah pelapor mendapat informasi adanya peristiwa kekerasan tersebut. (sur/c1/adi/ril)