Biaya Haji Turun, Mafia Haji Dibekuk

Berangkat ke Tanah Suci. Foto: dok.JPNN
Berangkat ke Tanah Suci. Foto: dok.JPNN
Berangkat ke Tanah Suci. Foto: dok.JPNN

POJOKSATU – Komisi VIII DPR dan Kementerian Agama resmi membentuk Panitia Kerja (Panja) terkait Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH). Salah satu target utama Panja ini menurunkan biaya haji dan meningkatkan pelayanannya.

“Target kami meningkatkan kualitas pelayanan haji dan berusaha menurunkan biaya haji,” kata Ketua Panja BPIH Sodik Mudjahid, melalui pesan singkat, Senin (2/2) malam.

Politikus Gerindra ini menyebutkan Panja yang baru dibentuk tersebut sudah merancang agenda untuk menghimpun informasi terkait penyelengaraan haji seperti mengenai biaya pemondokan, catering, dan transportasi di tanah suci.

Selain itu, Panja juga akan memburu persoalan mafia haji. Semua informasi itu menurutnya akan dihimpun dari berbagai sumber di lingkaran penyelenggara haji dan umroh. Mulai dari mantan Dirjen Haji, Komisi Pengawas Haji, hingga Badan Pemeriksa Keuangan/BPK.


Permintaan informasi juga akan dilakukan terhadap stakeholder pendukung seperti Pertamina, Angkasa Pura, Maskapai Garuda Indonesia, Saudi Arabian Airlines, Perbankan terkait haji, forum haji , KBIH hingga Jasa Asuransi.

“Ini pekerjaan tidak ringan mohon dukungan dari semua pihak terkait haji utamanya para calon jamaah haji. Atas dasar berbagai masukan nantinya akan kami bahas dengan Kementerian Agama hingga menetapkan BPIH untuk diajukan kepada Presiden,” tandas Sodik.(Fat/jpnn/zul)