Belasan Gerobak Pedagang Hilang di Jalan

PKL menjamur di sepanjang trotor

POJOKSATU – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor, kembali melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Kecamatan Bogor Timur, Selasa (3/2/2015). Belasan gerobak PKL diangkut dan cibawa ke Markas Komando (Mako) Satpol PP.

Penertiban dilakukan demi menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 tahun 2006 tentang ketertiban umum. Semua pedagang di jalur hijau yang harusnya steril diamankan Satpol PP.

“Kami sisir dari jam 08.00 ke Padjajaran, Eka Lokasari, Batu Tulis, Bondongan, terakhir Empang. Semua pedagang kami tertibkan, tidak terkecuali anjal, kalau ada langsung angkut,” tegas Kasatpol PP Kota Bogor, Eko Prabowo.

Polisi penegak perda ini, sedikit mendapat perlawanan dari pedagang. Meski begitu, lebih dari 100 personil yang diterjunkan tetap mengangkut gerobak mereka. Jika tak diangkut, dikhawatirkan PKL ini bakal kembali menjamur paska penertitban.


“Makanya saya sering ngomong ke kasi trantrib wilayah, harus berperan penuh untuk pengawasan. Kalau ngandelin pusat tidak akan kuat,” lanjut Eko.

PKL sudah dianggap melanggar jalur steril yang sudah ditetapkan. Belasan gerobak pedagang diangkut dan rencananya akan dihancurkan. Sebab, tidak sembarangan pedagang bisa ‘menebus’ modal utama jualannya.

“Semua gerobak makanan yang menaruh di jalan semua diangkut. Mau yang jualan malam atau siang tidak ada urusan. Ada SOP khusus, tidak sembarangan ngambil. Kemungkinan akan kami bersihkan (hancurkan) jadi tidak dikembalikan,” tutup Eko. (cr1)