Cetak Dokter Berkarakter Islami

Mencetak Dokter Muslim Berakhlak Islami. Foto Edoxter

 

Mencetak Dokter Muslim Berakhlak Islami. Foto Edoxter
Mencetak Dokter Muslim Berakhlak Islami. Foto Edoxter

POJOKSATU – Menjadi dokter merupakan pilihan yang paling banyak diminati saat seleksi penerimaan mahasiswa baru (PMB). Tidak hanya di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tapi juga di universitas swasta.

Seperti yang tampak pada Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Malang (Unisma). FK Unisma tetap jadi favorit di perguruan tinggi. Tahun lalu, ada 900 orang yang berebut kursi di FK Unisma. Tahun 2015, peminatnya diperkirakan meningkat.

“Dari tahun ke tahun, FK Unisma selalu jadi favorit. Tahun kemarin saja ada 900 peminat, diterima hanya 92 orang. Tahun ini bakal lebih banyak lagi,” ujar Staf PMB Unisma, Ahmad Danial Riyad seperti yang dilansir Malang Post (Grup JPNN.com), Sabtu (31/1).


Ditambahkan, kualitas lulusan FK Unisma tak diragukan lagi. Sehingga dari tahun ke tahun, peminatnya selalu bertambah.

Banyaknya peminat di FK Unisma, diiringi dengan ketersediaan fasilitas yang mumpuni. Mulai dari ruangan ber-AC, laboratorium lengkap, sampai Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma untuk praktikum mahasiswa. Selain itu, khusus untuk FK Unisma, para mahasiswa tahun pertama ditaruh dipondok.

“Karena sesuai visi misi di FK Unisma, menciptakan dokter muslim yg berakhlak Islami, jadi mahasiswanya dipondokkan,” tambah Danial, panggilan akrab Ahmad Danial Riyad.

Setelah FK Unisma, favorit selanjutnya di Unisma adalah Fakultas Ekonomi (FE) Unisma, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta Jurusan Agama Islam. Kendati demikian, bukan berarti Prodi dan Fakultas lainnya tak berkualitas. Di Unisma, lanjut Danial, ada 19 dari 10 fakultas di Unisma yang seluruhnya menjunjung tinggi kualitas pendidikan.

Tahun ini, Unisma memiliki kuota PMB sebanyakl 2.500 untuk program sarjana, 1.000 untuk program Magister dan sekitar 20 untuk program Doktor. Pendaftaran untuk non-FK dibuka mulai 25 Februari 2015. Sedangkan untuk FK Unisma, sudah mulai dibuka sejak 1 Desember 2014 lalu.

“Pendaftaran ditutup 12 September 2015. Ada 3 jalur pendaftaran, Reguler, Prestasi dan Beasiswa,” jelas pria asal Malang ini.

Dalam proses perkuliahan, Unisma selalu menjunjung tinggi nilai keislaman. Danial mengatakan, selama 5 sampai 6 semester di Unisma, mahasiswa bakal digodok dengan mata kuliah Agama Islam. Ini merupakan upaya dari pihak Perguruan Tinggi untuk menjadikan lulusan Unisma berakhlak mulia.

“Unisma juga ditunjang fasilitas, seperti  gedung representatif, komputer, visual sudah lengkap, manekin sudah tresedia. Unisma juga dapat kepercayaan dari Kementerian Agama, sehingga tiga tahun terakhir ini jumlah mahasiswa Unisma terus bertambah,” pungkas Danial. (erz/oci/awa/jpnn/zul)