6 Fakta Kontroversial Praperadilan Budi Gunawan

Komjen Budi Gunawan

POJOKSATU – Sidang praperadilan yang diajukan Komjen Budi Gunawan (BG) sedianya dilaksanakan pukul 09:00, Senin (2/2). Namun, sidang tersebut ditunda hingga pekan depan karena termohon, dalam hal iniKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hadir di persidangan.

BG mengajukan gugatan praperadilan terkait penetapan dirinya sebagai tersangka kasus rekening gendut. Gugatan ini menimbulkan polemik. Terlebih, hakim yang ditunjuk pengadilan justru hakim kontroversial, yakni Sarpin Rizaldi.

Inilah fakta-fakta kontroversial praperadilan BG

1. KPK Tak Hadiri Sidang


Sidang perdana gugatan praperadilan yang diajukan Komjen Budi Gunawan kepada KPK batal dilaksanakan pada Senin (2/2). Pasalnya, KPK sebagai termohon tidak hadir dalam sidang tersebut. Hakim PN memutuskan untuk menunda sidang hingga pekan depan.

2. Dipimpin Hakim Kontroversial

Sidang praperadilan BG dipimpin oleh hakim Sarpin Rizaldi. Hakim ini pernah membuat 3 keputusan kontroversi. Salah satunya memutus bebas terdakwa kasus korupsi.

Pada Tahun 2009, Sarpin membebaskan terdakwa korupsi di PN Jakarta Timur. Dia membebaskan M Iwan selaku Camat Ciracas dalam kasus dugaan korupsi Rp 17,9 miliar. Padahal, Jaksa menuntut 7 tahun penjara kepada terdakwa.

3. Hakim BG Dilaporkan Terima Suap

Sedikitnya ada 8 laporan masyarakat yang diterima KY berkaitan dengan tugas Sarpin sebagai hakim. Salah satu laporannya terkait dugaan penerimaan suap. Dari 8 laporan tersebut, sebagian sudah tidak ditindaklanjuti karena KY tidak menemukan bukti konkret terkait laporan itu. Namun untuk laporan dugaan suap, KY sampai saat ini masih mendalami.

4. Kejutan Pengacara BG

Pengacara Komjen Pol Budi Gunawan, Fredrich Yunadi berjanji memberikan kejutan dalam praperadilan kliennya. Dalam proses persidangan itu, ia akan membongkar sistem penyelidikan dan penyidikan KPK yang dinilainya menyalahi aturan.

5. KY Ogah Hadiri Sidang BG

Tak mau disebut memihak, Komisi Yudisial (KY) tidak akan menghadiri sidang gugatan praperadilan Komjen Budi Gunawan kepada KPK di PN Jakarta Selatan. KY memilih memantau langsung sidang tersebut melalui TV. (one)

6. JK Anggap Wajar BG Mangkir

Wakil Presiden Jusuf Kalla menganggap wajar jika BG tidak hadir saat dipanggil KPK untuk diperiksa dalam kasus rekening gendut. ‎Sampai saat ini, JK menyakini langkah pemerintah sudah berada di jalur tepat. (one)